700 Personel polisi amankan eksekusi lahan eks SMAK Dago Bandung
Merdeka.com - Lahan yang sudah lama bersengketa kawasan eks SMAK Dago Bandung bakal dieksekusi juru sita pihak Pengadilan Negeri (PN) Bandung pada hari ini. Ratusan personel dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan jalannya eksekusi.
"Ada 930 personel gabungan di mana Polri mengerahkan sekitar 700 personel ke lokasi," kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Renny Marthaliana di lokasi, Kamis (15/12).
Pantauan merdeka.com, lahan yang dulu pernah dijadikan sekolah tingkat atas itu mendapatkan pengawalan dari barisan puluhan pria berbadan tegap. Mereka berdiri di balik pagar pintu masuk ke lahan seluas 19.000 meter persegi.
Tim juru sita PN Bandung pukul 11.15 Wib berdiri di depan pintu masuk sambil membacakan lahan yang rencananya bakal dieksekusi. Di belakang juru sita tampak aparat dari Polrestabes Bandung dan TNI turut mengawal.
Adapun jalan dari kedua ruas tersebut ditutup. Kepolisian mengalihkan kendaraan baik yang datang dari Cikapayang maupun Simpang Dago.
Sengketa sebenarnya sudah terjadi sejak lama antara Badan Perguruan Sekolah Menengah Kristen (BPSMK) Jabar dengan Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK). Pada 2011 lalu warga yang tergabung dalam Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) itu, mendatangi sekolah tersebut terkait masalah kepemilikan tanah yang telah dimenangkan oleh mereka. Dalam rencana eksekusinya justru kericuhan pecah.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya