7 Santri Langitan yang tenggelam di Bengawan Solo ditemukan tewas
Merdeka.com - Seluruh santri Ponpes Langitan, Tuban, Jawa Timur yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo, akhirnya berhasil ditemukan, Minggu (9/10) dini hari. Terakhir yang ditemukan Tim SAR sekira pukul 03.00 WIB adalah Arif Mabruri (18), asal Bojonegoro.
Sebelumnya, enam korban berhasil ditemukan Tim SAR pada Sabtu (8/10) malam. Dengan ditemukannya jasad Arif ini, maka tujuh santri Ponpes Langitan yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo pada Jumat kemarin, seluruhnya sudah ditemukan.
Sekitar pukul 00.30 WIB, keenam jenazah yang lebih dulu ditemukan, diberangkatkan lebih dulu ke rumah duka masing-masing, kecuali almarhum Rizki Nur Habib (15), asal Deliserdang, Sumatera Utara.
Sebab, untuk memberangkatkan Rizki ke rumah duka, memerlukan proses tambahan. "Proses pemberangkatan ke rumah duka masing-masing santri ini di dukung oleh Pemprov Jatim. Rencananya akan diberangkatkan Hari Minggu ini atau Senin. tergantung proses administrasi dan lain-lainnya selesai," terang Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf.
Pejabat yang akrab disapa Gus Ipul ini juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang turut membantu pencarian seluruh korban.
"Kita memberikan apresiasi kerja keras semua pihak yang ikut terlibat di dalam penanganan musibah ini. Kita berikan rasa hormat kepada segenap pengasuh PP Langitan yang bekerja keras memfasilitasi dan bekerja sama dengan BPBD Jatim, Bojonegoro, Tuban, Lamongan serta Tim SAR dengan sangat baik," lanjut salah satu Ketua PBNU tersebut.
"Terima kasih juga kepada jajaran Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya serta segenap relawan yang tidak bisa disebut satu-persatu. Kerjasama yang baik itulah menghasilkan satu upaya yang terukur, Solid dengan hasil yang baik," tandas Gus Ipul.
Seperti diketahui, Jumat kemarin, perahu yang ditumpangi 25 santri Ponpes Langitan dikabarkan tenggelam. Saat kejadian nahas itu, ke 25 santri ini hendak ke Pasar Babat, Lamongan melalui Sungai Bengawan Solo.
Namun, karena perahu yang mereka tumpangi diduga kelebihan muatan, oleng dan tenggelam. 18 santri berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Sementara tujuh orang sisanya, ditemukan sudah meninggal dunia. Terakhir yang ditemukan adalah Arif Mabruri. Santri 18 tahun ini ditemukan pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Berikut tujuh santri Langitan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia:
1. Abdullah Umar (15), Gresik
2. M Barikli Amri (12), Gresik
3. M Lujiani Dani (12), Gresik
4. M Muksin (16), Surabaya
5. Rizki Nur Habib (15), Deli Serdang, Sumatera Utara
6. Arif Mabruri (18), Bojonegoro
7. Afiq Fadhil (19), Brebes
(mdk/hrs)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya