6 Pasukan elite dunia dengan latihan paling sadis

Reporter : Mustiana Lestari | Kamis, 18 April 2013 06:31


1.
Russian Spetsnaz

Merdeka.com - Satu motto yang ditujukan untuk satuan militer milik Rusia ini "Perang penuh dengan penderitaan dan kesakitan, itulah yang harus diketahui prajurit". Dengan motto itu latihan Spetznaz menjadi mengerikan.

Tentara Spetznaz diharuskan bisa membunuh musuh secepat kilat dengan bela diri yang mereka miliki. Bahkan untuk membuktikan kemampuan bela diri mereka antar anggota diperintahkan untuk saling bertarung.

Yang mengerikan, para junior Spetznaz diperintahkan memasuki ruangan gelap yang penuh darah dan organ-organ tubuh. Darah yang ada di dalam ruangan ini sampai setinggi lutut mereka kemudian semakin dalam hingga ke dada. Ini menjadi pelajaran untuk para prajurit bahwa darah adalah bagian dari perang.


[ian]

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Berusia 30 tahun Go Hye Sun akui tak tertarik pacaran
  • Penghentian penerimaan PNS tak berlaku untuk guru dan medis
  • Pukul warga sipil, anggota polisi Bali dibui 21 hari
  • Gantikan Puan, Olly Dondokambey jadi ketua fraksi PDIP sementara
  • Ribuan lampu penerangan jalan Kota Kediri gunakan listrik curian
  • Kasus Obor Rakyat sudah sampai ke Kejaksaan Agung
  • Didampingi Ibu Ani, SBY jenguk Habibie di RSPAD
  • Greget, pria ini potong rambut pelanggan pakai samurai!
  • Perangi teroris, Kapolri mengaku butuh Rp 100 triliun per tahun
  • Kapolri: Imen dibekuk bukan karena Jokowinya, tapi pornografinya
  • SHOW MORE