6 Rumah dan 1 musala di Cilacap rusak diterjang longsor
Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Jawa Tengah kembali melaporkan terjadinya bencana longsor yang terjadi di Desa Majingklak Kecamatan Wanareja. Kejadian tersebut membuat sedikitnya 6 rumah, satu musala dan jalan desa terkena longsoran.
Kepala BPBD Cilacap, Tri Komara Sidhy mengemukakan longsor terjadi karena sebelumnya hujan deras dan angin kencang melanda wilayah tersebut sekitar pukul 17.00 WIB. Dia mengemukakan, rumah yang rusak tertimpa longsoran terjadi di Dusun Dukuhtengah dan Dusun Seukeut hilir.
"Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan warga tidak ada yang mengungsi," ujar Tri Komara, Jumat (11/12).
Dalam laporan BPBD Cilacap disebutkan tiga rumah yang tertimpa di Dusun Dukuhtengah adalah milik Sarno RT 01/06, Ralem 03/16, bangunan pabrik milik Rastono di RT 01/15.
"Untuk kerusakan berat terjadi pada pabrik padi milik Rastono dengan nilai kerugian Rp 15 juta. Selain itu, jalan desa sepanjang 15 meter tertimpa longsor," ujarnya.
Sementara itu, longsor yang terjadi di Dusun Seukeut Hilir menimpa tiga rumah, satu musala dan jalan dusun. Rumah yang longsor tersebut milik Carsa, Tarno, dan Tarsoyo.
"Saat ini kami sudah melakukan beberapa upaya cepat dengan memberikan bantuan tenaga serta mendatangkan alat berat yang akan didatangkan dari lokasi longsor yang terjadi kemarin di Desa Jambu, untuk pembersihan jalan yang tertutup longsoran," ujarnya.
Sebelumnya, longsoran juga terjadi di Desa Jambu Kecamatan Wanareja yang terjadi sehari sebelumnya. Sedikitnya, ada 12 titik longsor dalam peristiwa tersebut. Empat rumah terkena longsor dan satu motor tertimbun.
"Selain itu, akses jalan dari Wanareja menuju desa setempat juga tertutup longsor," ujar Tri Komara Sidhy. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya