6 Rayuan Fathanah yang bikin Vitalia Sesha hatinya luluh
Merdeka.com - Senin (16/9) kemarin, model cantik Andi Novitalia alias Vitalia Sesha menjadi saksi dalam sidang kasus suap pengurusan penambahan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Ahmad Fathanah di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Vita tiba di Pengadilan Tipikor pukul 10.15 WIB, menumpang mobil Honda CR-V hitam. Dia nampak mengenakan baju mini dress ketat bercorak bunga dan berkacamata.
Saat menjadi saksi, Vita buka-bukaan soal cara Fathanah mendekati dirinya. Bahkan, Fathanah rela merogoh uang ratusan juta demi meluluhkan hati Vita.
Berikut cara Fathanah meluluhkan hati Vitalia Sesha:
Dibelikan arloji senilai Rp 70 juta
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comVitalia mengakui Fathanah pernah memberinya arloji merek Chopard seharga sekitar Rp 70 juta. Saya diminta datang sama Pak Fathanah ke Senayan City, saya menyusul. Waktu sampai sana, sama terdakwa disuruh pilih. Saya pilih jam tangan, lanjut Vita.Vita lantas mengatakan pernah dibelikan telepon seluler Apple IPhone 5 oleh Fathanah. Tetapi, dia mengaku barang itu sudah dijual.Saya sudah jual. Belinya di Ratu Plaza. Uangnya buat saya dan anak-anak saya jajan, ucap Vita.
Dibelikan gaun seharga Rp 10 juta
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comVitalia Sesha mengakui Fathanah pernah membelikan gaun seharga Rp 10 juta. Menurut perempuan bertubuh molek ini, gaun itu dipakai untuk acara pernikahan sepupunya.Saat itu sepupu saya mau nikah. Terdakwa suruh saya beli gaun di Roberto Cavali di Senayan City. Harganya sekitar Rp 10 juta, kata Vita saat bersaksi dalam sidang Fathanah, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (16/9).Vita pun senang setelah diberikan gaun mahal tersebut.
Sewakan hotel berbintang
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comVitalia Sesha juga mengungkapkan, Ahmad Fathanah pernah menyewa dua kamar di Hotel Le Meridien secara khusus akhir tahun lalu untuk dirinya dan anak-anaknya. Ia menyewakan kamar hotel berbintang untuk merayakan Tahun baru. Vita mengatakan, jika dua kamar itu memang dikhususkan untuk dia dan anaknya. Karena itu, Fathanah tidak nongol di hotel yang dipesannya.Terdakwa pernah check in (sewa) saya dua kamar Hotel Le Meridien buat saya dan anak saya. Terdakwa enggak ada. Itu pas mau Tahun Baru. Ada manajer dan sepupu saya, kata Vita saat bersaksi dalam sidang Fathanah, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (16/9).
Suntik putih
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comVitalia Sesha mengakui jika Ahmad Fathanah pernah membayarkan terapi suntik putih dan sewa rumah kontrakannya. Nilainya pun tak tanggung-tanggung, yakni mencapai Rp 30 juta rupiah.Pernah diberi terdakwa (Fathanah) uang cash (tunai) Rp 30 juta untuk membayar kontrak rumah di Tebet, kata Vita.Vita juga mengakui Fathanah pernah memberinya uang Rp 25 juta buat keperluan terapi suntik putih. Saya waktu itu mau suntik putih. Maklum terpengaruh teman kan. Satu paket enam kali suntik, harganya Rp 25 juta. Itu dibayari pak Fathanah, ujar Vita.
Belikan anak Vitalia mainan dan baju
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comFathanah juga memiliki cara jitu untuk mendekati Vitalia Sesha. Untuk meluluhkan Vita, Fathanah sampai rela mendekati kedua anak-anaknya dan membelikan baju serta mainan.Terdakwa orang baik. Kita dekat. Dia ingin berkenalan dengan saya, dia tahu anak-anak saya. Dia juga membelikan mainan dan baju buat anak-anak saya, kata Vita dengan nada lirih.Vita mengakui Fathanah kerap menemui kedua anaknya yang berumur tujuh dan enam tahun. Saat datang, kadang Fathanah membawakan hadiah buat mereka.Ketemu anak-anak siang dan sore. Terdakwa banyak membantu biaya saya dan anak-anak saya. Saat kenal, dia tahu saya single parent, jadi kita cukup dekat, ujar Vita.
Dibelikan perhiasan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPemilik toko perhiasan MB Jewellery, Hendi Gozali mengakui Ahmad Fathanah pernah membeli perhiasan di tokonya. Dia mengakui, saat mendatangi gerainya, Fathanah membawa serta teman perempuannya, Vitalia Sesha dan istrinya, Septy Sanustika.Betul. Saya kenal Pak Fathanah karena customer saya. Waktu beli perhiasan datangnya bersama Mbak Vitalia dan istrinya, Ibu Septy, kata Hendi saat bersaksi dalam sidang Fathanah, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (16/9).Menurut Hendi, dia memiliki tiga toko perhiasan. Yakni di Melawai, Jakarta Selatan, Senayan City dan Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Hendi melanjutkan, Fathanah membeli perhiasan itu di tokonya cabang Grand Indonesia.Hal itu dikuatkan oleh kesaksian pegawai Hendi, Caroline Tanata. Dia mengakui pernah melayani Fathanah membeli perhiasan saat bersama Vita dan Septy.Betul saya yang membuatkan nota pembelian perhiasan buat Ibu Septy dan Vitalia, ujar Caroline.
Baca juga:Ini alasan Fathanah sewakan Vitalia kamar di Hotel Le MeridienTakut Septy ngambek, Fathanah bungkam soal Vitalia & Tri KurniaVitalia: Saya enggak punya hubungan khusus dengan Pak FathanahVitalia Sesha ngaku dibayari terapi suntik putih oleh FathanahFathanah hamburkan Rp 10 juta belikan Vitalia Sesha gaun
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya