Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6 Jemaah haji RI wafat di Arafah dan 4 di Mina, total 107 orang

6 Jemaah haji RI wafat di Arafah dan 4 di Mina, total 107 orang Jemaah haji wukuf di Padang Arafah. ©REUTERS/Ahmed Jadallah

Merdeka.com - Total jemaah haji asal Indonesia yang wafat di Arab Saudi sampai dengan hari ini, Selasa (13/9) berjumlah 107 orang. Jumlah tersebut sudah termasuk 6 jemaah haji yang wafat saat wukuf di Arafah dan saat melempar jumrah dan Mabit di Mina kemarin.

"Yang wafat di Arafah ada 6 orang, kemudian 4 orang di Mina. Total yang wafat ada 107 orang," kata penanggung jawab Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Arab Saudi, Muchtarudin Mansyur saat dihubungi, Selasa (13/9).

Menurut Muchtarudin, penyebab jemaah haji yang wafat di Arafah dan Mina adalah akibat jantung, dan head stroke (sengatan matahari) akibat cuaca yang kurang bersahabat. "Faktornya karena jantung, juga karena heat stroke. Faktor cuaca terlihat dari jumlah jemaah yang sempat dirawat klinik Arafah dan Mina," kata Muchtarudin.

Dia menambahkan, tim gerak cepat (TGC) yang dibentuk baik di Mina atau pun Arafah oleh tim kesehatan sangat efektif, karena bisa dengan cepat menjaring jemaah haji di lokasi-lokasi yang jauh dan susah dijangkau.

"TGC sangat efektif kalau kita lihat menjaring jemaah walaupun memang masalahnya tidak hanya untuk tenaga medis saja, tapi juga non medis karena ini terkait jemaah yang sesat," ujarnya.

Bahkan, Muchtarudin sendiri kemarin sempat mengantar jemaah yang tersesat. "Saya pribadi kemarin mengantar 4 jemaah," ungkap Muchtarudin.

Adapun dalam pelaksanaannya, imbuh Muchtarudin, TGC terkait dengan tim linjam (perlindungan jemaah) yang dimotori oleh petugas haji dari unsur TNI/Polri.

"TGC itu erat dengan linjam. Mobilitas bisa dibantu dengan linjam, sementaraTGC lebih ke medis. Ini juga kita terkendala dengan akses ambulans yang terbatas ke area jamarat. terpaksa kita gunakan dengan kursi roda atau dengan cara manual," imbuhnya.

Untuk antisipasi kendala ambulans yang terbatas, pihaknya sudah menghubungi muassasah bidang kesehatan. Ambulans tambahan puns egera dikerahkan.

"Langkah berikutnya kita kemarin sudah kontak dengan muassasah bidang kesehatan. Mereka langsung respons dan memberikan bantuan ambluans di sampung klinik yang sudah tersedia. Sarana sudah tersedia aksesnya yang terbatas. Penyediaan kursi roda sudah di-drop dari Mekkah kemarin dan bila masih kurang akan ditambah," tutupnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP