6 Jasad Korban Awan Panas Gunung Semeru Ditemukan, Diduga Penambang Pasir
Merdeka.com - Enam jasad korban awan panas guguran Gunung Semeru kembali ditemukan, sehingga total korban meninggal dunia menjadi 28 orang. Keenam jenazah ditemukan di lereng bukit Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Para korban diduga merupakan para penambang pasir yang sedang bekerja saat peristiwa nahas terjadi pada Sabtu (4/12).
Lima dari enam jasad yang ditemukan telah berhasil dievakuasi. Evakuasi satu jenazah belum bisa dilakukan karena kondisi Gunung Semeru yang kembali bergejolak.
Petugas evakuasi pukul 07.45 WIB bergegas menyelamatkan diri dengan meninggalkan lokasi. Mereka akan kembali setelah memperkirakan keadaan kembali aman.
"Korban pekerja tambang, yang baru ditemukan ini orang tambang. Adik saya juga bekerja di sana masih belum ditemukan," ungkap Rahman di Curah Kobokan, Selasa (7/12).
Rahman merupakan warga Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Ia selalu ke lokasi untuk menunggu tim relawan menemukan kakaknya.
Dusun Curah Kobokan sendiri merupakan lokasi terparah dengan aliran sungai yang menjadi tempat penambangan pasir dan batu. Sebelumnya beberapa korban juga ditemukan di kawasan itu. Jasad mereka ditemukan baik di lokasi penambangan maupun di reruntuhan bangunan.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya