58 Siswa dan 5 Guru di MAN Surabaya Terpapar Covid-19
Merdeka.com - 58 orang siswa dan 5 orang guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Surabaya dinyatakan terpapar Covid-19. Akibat temuan ini, sistem pembelajaran di sekolah tersebut pun kembali online setelah sebelumnya tatap muka.
Kepala MAN Surabaya, Fathorrakhman mengatakan, terpaparnya 58 siswa dan lima guru ini diketahui dari wali murid yang melaporkan kalau anaknya positif Covid-19.
"Sekolah pun melakukan tes swab PCR terhadap satu kelas, yakni 12 MIPA 6. Hasilnya ada 15 siswa dan dua guru terkonfirmasi positif Covid-19," katanya.
Selanjutnya, sekolah melakukan tes swab PCR untuk 363 siswa kelas 12, 25 guru dan karyawan dan ditemukan 46 orang positif Covid-19.
"Saya koordinasi dengan pihak Satgas Covid-19 dan puskesmas. Sebanyak 11 siswa positif tersebut menjalani isolasi di asrama haji. Sisanya isolasi mandiri," ujarnya.
Saat ini, kondisi siswa diakuinya telah membaik. Bahkan, empat siswa yang isolasi di asrama haji telah pulang. Tapi mereka tetap wajib menjalani perawatan lebih lanjut di rumah.
Siswa dan guru yang memilih menjalankan isolasi mandiri di rumah dikabarkan kondisinya juga terus membaik.
"Dikiranya hanya demam biasa. Tapi setelah tes swab PCR kok positif, akhirnya kita segera isolasi," katanya.
Terkait dengan kejadian tersebut, sekilah telah mengirimkan surat ke para wali murid terksit dengan sistem pembelajaran daring.
"Jika nanti kita PTM kembali, kami akan buat model blanded learning dengan sistem bertahap," tuturnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya