5.000 Nelayan di Cilacap akan terima kartu BPJS
Merdeka.com - Sebanyak 5 ribu nelayan di Cilacap Jawa Tengah akan menerima kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Nelayan yang akan menerima kartu BPJS tersebut merupakan anggota Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap.
Wakil Ketua DPC HNSI Cilacap, Suparjo mengemukakan, total penerima kartu BPJS tersebut hanya sepertiga dari jumlah nelayan anggota HNSI Cilacap yang berjumlah 13.900 orang.
"Rencana untuk 5 ribu nelayan di kabupaten Cilacap agar bisa masuk ke Kartu BPJS Ketenagakerjaan. Kartu BPJS tersebut saat ini kemungkinan sudah dibuat," tuturnya, Jumat (26/6).
Lebih lanjut, dia mengemukakan, penyerahannya akan diberikan Presiden Jokowi yang direncanakan hadir di Cilacap. Menurut data yang dimiliki HNSI Cilacap, tercatat ada sekitar 17 ribu nelayan di wilayah Cilacap.
"Nantinya, yang belum mendapat kartu BPJS akan diusulkan dalam program pembuatan kartu BPJS tahap dua," ucapnya.
Suparjo menambahkan, Presiden Joko Widodo kemungkinan akan mengunjungi nelayan di Cilacap pada 30 Juni 2015. Secara simbolis, Presiden Jokowi, lanjut Suparjo, akan membagikan kartu BPJS Ketenagakerjaan full operation, yakni layanan penuh bagi nelayan, terdiri dari jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan hari tua, serta jaminan pensiun.
BPJS secara cuma-cuma akan memberikan bantuan iuran tiga bulan pertama kepada 5 ribu nelayan penerima kartu BPJS. Nilai iuran per orang sebesar Rp 15.600 untuk tiap bulannya. Iuran tersebut berlaku mulai bulan Juni, Juli dan Agustus. Setelah itu, pemegang kartu harus mengangsur sendiri. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya