Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

50 Persen perusahaan di Sumsel tak beri BPJS Kesehatan bagi karyawan

50 Persen perusahaan di Sumsel tak beri BPJS Kesehatan bagi karyawan Ilustrasi BPJS. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan belum sepenuhnya dinikmati bagi buruh di Sumsel. Paling tidak, ada sekitar 50 persen perusahaan di lima daerah di provinsi itu hingga kini tidak memfasilitasi karyawannya dengan jaminan kesehatan.

Koordinator Wilayah Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Sumsel, Ramliyanto mengatakan ke lima daerah tersebut adalah Palembang, Kabupaten Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ilir. Total ada sekitar 3.640 perusahaan di daerah tersebut dan separuhnya tidak menjalankan kewajibannya.

"Dari 3640 perusahaan yang ada di lima daerah di Sumsel, 50 persen di antaranya tidak memberikan BPJS Kesehatan bagi karyawannya," ungkap Ramliyanto, Rabu (28/10).

Hal serupa juga berlaku di BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini baru sekitar tiga ribu karyawan dari tujuh ribu yang sudah mengantongi kartu tersebut. Jumlah karyawan yang belum menerima BPJS Ketenagakerjaan bisa saja meningkat karena data sepenuhnya belum diterima.

"Sama juga, hampir separuhnya yang belum dapat dari perusahaannya," kata Ramliyanto.

Menurut dia, perusahaan yang masih membangkang terhadap kewajibannya itu disebabkan kurang tegasnya pemerintah. Padahal, pemerintah harus mengontrol setiap perusahaan yang terdaftar dan memberikan sanksi pembekuan bagi yang melanggar.

"Kami berulang kali mendesak pemerintah bersikap tegas. Tapi, tidak pernah dilakukan. Ini sudah tersistematis," pungkas Ramliyanto.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP