5 Terduga teroris ditangkap di Malang masih jaringan Santoso
Merdeka.com - Densus 88 telah mengamankan lima orang yang diduga mengetahui aksi teror di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, sebulan yang lalu. Lima orang tersebut diamankan di Kabupaten Malang, Jawa Timur Jumat (19/2) lalu.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Anton Charliyan mengatakan, para pelaku sudah di dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Justru sedang didalami perannya masing-masing itu apa (kaitan bom Thamrin). Tapi yang jelas mereka mengetahui, dalam kapasitas apa saja sedang kita dalami," ujar Anton kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/2).
Para pelaku, lanjut Anton, diduga masih memiliki kaitan dengan kelompok teroris Santoso alias Abu Wardah di Poso, Sulawesi Tengah.
"Di Malang ada keterkaitan Santoso juga, di Palu kan melakukan penembakan juga, di Malang melakukan penembakan juga terhadap polisi," ujarnya.
Barang bukti yang diamankan atas penangkapan tersebut, yakni beberapa buku, air soft gun dan juga bahan peledak. "Ada buku-buku, senjata air soft gun, ada bahan-bahan peledak tapi setelah kita teliti itu bukan," pungkasnya.
Sebelumnya, Kepolisian membenarkan lima orang terduga teroris ditangkap di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penangkapan berlangsung Jumat (19/2). Mereka ditangkap di beberapa lokasi.
Kapolres Malang AKBP Yudho Nugroho mengungkapkan, lima terduga teroris yang ditangkap di Malang merupakan hasil pengembangan dari serangkaian penyergapan di Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah.
"Kita tangkap 5 terduga teroris. Mereka merupakan rangkaian penangkapan di bebarapa tempat," kata Yudho, Sabtu (20/2).
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya