5 Tahun terakhir, polisi paling banyak langgar HAM
Merdeka.com - Ketua Komnas HAM Nur Kholis mengatakan, pengaduan pelanggaran HAM dalam setiap tahunnya jumlahnya lumayan banyak. Untuk tahun ini, jumlah laporan pengaduan pelanggaran Komnas HAM sebanyak 7 ribu lebih.
"Dalam lima tahun terakhir dapat kami sampaikan Komnas HAM menerima 6.000 berkas setiap tahunnya dari seluruh wilayah RI, baik WNI yang di luar negeri. Tahun ini sebanyak 7.972 ribu berkas pengaduan," kata Nur Kholis di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/12).
Dari laporan pengaduan pelanggaran HAM tersebut, Nur Kholis menjelaskan, pada 5 tahun terakhir ini lembaga yang paling banyak diadukan adalah Kepolisian. Kemudian peringkat kedua yang sering dilaporkan melanggar HAM adalah korporasi.
"Hal ini menunjukkan setelah adanya reformasi, polisi memiliki kewenangan yang sangat kuat, Komnas HAM mencatat polisi terus berbenah diri," tegasnya.
Menurut Nur Kholis, HAM merupakan hal yang harus dilindungi dan dipertahankan. Jangan sampai dikurangi atau dirampas oleh siapa pun.
"Serangkaian HAM baik hak sipil politik ekonomi sosial budaya sudah dijamin konstitusi. Selanjutnya dinyatakan dalam konstitusi perlindungan kemajuan, HAM adalah tanggung jawab negara terutama pemerintah," tandasnya.
Dalam peringatan Hari Hak Asasi Manusia se-Dunia ke-67 Tahun 2015 di Istana Negara ini, dihadiri Presiden Joko Widodo. Juga hadir Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, Menkum HAM Yasonna Laoly, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Jaksa Agung HM Prasetyo, dan para pegiat HAM.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya