5 Hinaan Malaysia kepada Bangsa Indonesia

Reporter : Hery H Winarno | Rabu, 12 Desember 2012 06:07

5 Hinaan Malaysia kepada Bangsa Indonesia
demo tki di kedubes . ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Malaysia lagi-lagi melecehkan pemerintah Indonesia. Kali ini mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainudin Maidin menyebut Presiden RI ke 3 BJ Habibie sebagai pengkhianat bangsa.

Bukan kali ini saja Malaysia menyerang harga diri pemerintah atau rakyat Indonesia. Berkali-kali negeri jiran itu menyulut api kemarahan.

Sikap diam pemerintah Indonesia saat ini ternyata membuat Malaysia semakin menjadi-jadi. Berikut lima hinaan Malaysia kepada Indonesia.






[hhw]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Discussed by Smart People
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Menteri Anies beberkan penyebab bocornya soal Ujian Nasional
  • ZTE pakai teknologi paling modern 'In-Cell' di smartphone barunya
  • Ketua DPR sebut Jokowi kantongi nama menteri yang bakal direshuffle
  • Menteri Ferry kalem tanggapi isu reshuffle kabinet usai lebaran
  • Kejagung masih tunggu kelengkapan berkas Novel dari Bareskrim
  • Pacu prestasi siswa di UN, MTs iming-imingi sepeda motor gratis
  • Fadli Zon heran KPU tak gubris rekomendasi DPR
  • Ini tantangan terberat Estelle Linden saat main di 'VALENTINE'
  • Main game 14 hari berturut-turut, pria ini dilarikan ke rumah sakit
  • Genjot satu juta rumah murah, pemerintah revisi 10 aturan
  • SHOW MORE