5 Hari Tak Keluar Rumah, Tukang Urut di OKU Ditemukan Tewas
Merdeka.com - Seorang pria yang sehari-hari bekerja tukang urut, Refai (58) ditemukan tewas di rumah kontrakannya setelah lima hari tidak keluar. Takut terpapar Covid-19, keluarga meminta jenazah dimakamkan secara protokol kesehatan.
Korban pertama kali ditemukan tetangganya yang curiga lama tak melihatnya. Saksi pun mengintip dari jendela rumah korban di Desa Batumarta I, Kecamatan Lubuk Raja, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Senin (2/8).
Saksi kaget bukan main menyaksikan korban sudah dalam keadaan membengkak di bagian tengah rumah. Warga setempat berkerumun begitu mendengar teriakan saksi dan langsung mendobrak pintu rumahnya.
Kasi Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal mengungkapkan, jenazah sudah dievakuasi oleh tim Inafis dan medis ke puskesmas setempat. Petugas juga melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab kematian korban.
"Korban sudah lima hari tak keluar rumah, ternyata sudah meninggal dunia. Korban tinggal sendirian dan bekerja sebagai tukang urut panggilan," ungkap Mardi.
Dari hasil identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan. Pintu rumah terkunci dari dalam dan tidak ada barang yang hilang.
"Kuat dugaan meninggal karena sakit karena korban pernah mengeluh dengan pemilik rumah, tapi tidak diketahui apa penyakitnya," ujarnya.
Demi keamanan dan kesehatan, keluarga meminta jenazah dimakamkan secara standar Covid-19. Rumah kontrakan itu juga dilakukan penyemprotan disinfektan untuk sterilisasi lokasi.
"Keluarga takut almarhum terkonfirmasi virus corona dan menularkan ke orang lain, karena itu mereka menandatangani surat pengurusan jenazah secara protokol kesehatan Covid-19," pungkasnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya