5 Fakta penting sebulan hilangnya MH370
Merdeka.com - Malaysia Airlines MH370, sungguh menyedihkan nasibnya. Pesawat dengan rute Kuala Lumpur-Beijing itu hilang pada 8 Maret 2014 lalu dan hingga kini masih diselimuti misteri beragam lantaran belum dapat dibuktikan secara pasti keberadaannya.
Pesawat tersebut hilang kontak dengan menara pemandu lalu lintas udara ATC Subang, Malaysia sejak pukul 02.40 dini hari waktu setempat (tepat sebulan lalu). Pesawat berjenis Boeing B777-200 itu terbang dari Kuala Lumpur pukul 00.41 WIB dan dijadwalkan tiba di Beijing pukul 06.30 pagi. Namun sayang keberadaan pesawat itu malah tak bisa dilacak lagi.
Setelah dipastikan hilang, beberapa negara ikut turut andil untuk melakukan pencarian pesawat itu. Bahkan beberapa teori dan spekulasi sempat dilontarkan beberapa pihak namun nyatanya tetap tak bisa dibuktikan keakuratannya.
Teknologi-teknologi canggih seperti satelit, pesawat, hingga kapal selam pun juga diterjunkan ke lautan untuk menyusuri jejak-jejak MH370 itu.
Berikut beberapa fakta penting tentang satu bulan hilangnya MH370 seperti dirangkum merdeka.com:
239 Penumpang tak ada yang selamat
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPenerbangan MH370 itu membawa sejumlah 239 penumpang, yang terdiri dari 227 penumpang termasuk 2 bayi dan 12 awak pesawat. 7 di antaranya adalah warga negara Indonesia.Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyimpulkan pesawat Malaysia Airlines MH370 jatuh di Samudera Hindia Selatan. Najib juga menyimpulkan tidak ada penumpang yang selamat.Dilansir dari theguardian.com, Senin (24/3) pihak Malaysia Airlines mengatakan akan terus mencari sisa-sisa pesawat yang hilang. Mereka menyayangkan harus mengasumsikan bahwa MH370 berakhir di Samudera Hindia selatan."Atas nama kita semua di Malaysia Airlines dan semua warga Malaysia, doa-doa kita pergi ke semua orang-orang tercinta dari 226 penumpang dan teman-teman kita 13 dan rekan-rekannya di waktu ini sangat menyakitkan," ujar Najib.Najib menambahkan pihak Malaysia akan terus memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga penumpang. "Seperti yang telah kita lakukan sejak MH370 pertama menghilang pada jam-jam awal tanggal 8 Maret, saat terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing," katanya.
Rute pesawat yang masih simpang siur
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSetelah MH370 dipastikan hilang, banyak spekulasi dan teori yang menyebutkan jika pesawat itu terbang berlawanan dengan rute seharusnya. Pesawat itu sempat disebutkan berbalik arah menuju selatan, Selat Malaka ataupun Laut China Selatan.Sepekan dilakukan pencarian, data radar militer yang disampaikan penyelidik mengatakan pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak enam hari lalu mengarah ke Kepulauan Andaman, India.Dua sumber memberitahu kantor berita Reuters menyebutkan sebuah pesawat tak dikenal mengikuti jalur titik-titik navigasi menuju Kepulauan Andaman. Para ahli menduga pesawat tak dikenal itu adalah MH370, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Jumat (14/3). Fakta itu berarti pesawat itu diarahkan oleh seseorang mengerti jalur penerbangan dan memiliki keahlian menerbangkan pesawat. Posisi Kepulauan Andaman terletak di Laut Andaman dan Teluk Bengal, India. Titik-titik navigasi adalah lokasi geografis memuat data lintang dan bujur yang bisa memandu pilot menerbangkan pesawat melalui jalur aman di udara.Selain itu, MH370 itu sempat dipastikan juga bahwa kemungkinan rutenya menyimpang sejauh 563 kilometer dari jalur seharusnya. Pesawat ini dikatakan berputar arah menuju Selat Malaka.
Kecelakaan terbesar dalam sejarah penerbangan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPencarian terlama mengenai kecelakaan pesawat terbang pernah terjadi ketika pesawat Adam Air B737-400 kecelakaan di perairan Sulawesi pada Januari 2007. Untuk menemukan pesawat itu, tim pencari memerlukan waktu sekitar 10 hari.Hilangnya Malaysia Airlines digambarkan sebagai misteri penerbangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan merupakan pencarian terkait kecelakaan penerbangan terpanjang dalam sejarah. Jatuhnya MH370 menambah deretan sejarah maskapai Malaysia Airlines (MAS). MAS pernah mengalami kecelakaan buruk bahkan paling mematikan sepanjang sejarah penerbangan Malaysia. Pada 4 Desember 1977, penerbangan MH653 pesawat Boeing 737-200 yang membawa 100 orang dibajak dan jatuh di Tanjung Kupang, Johor. Tak ada awak atau penumpang yang selamat dalam kecelakaan tersebut.Kecelakaan penerbangan MAS juga pernah terjadi pada tanggal 15 September 1995, ketika pesawat MH2133, sebuah Fokker 50, jatuh di Tawau, Sabah karena kesalahan pilot. Kecelakaan itu menewaskan 34 orang.Sebanyak 26 negara terlibat dalam pencarian pesawat MH370. Jumlah negara yang ikut naik signifikan setelah sebelumnya hanya 14 negara. Ini juga termasuk pencarian massal dalam kasus kecelakaan pesawat terbang yang pernah terjadi di dunia.26 Negara itu adalah Malaysia, Australia, Bangladesh, Brunei, China, Prancis, India, Indonesia, Jepang, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Laos, Myanmar, Selandia Baru, Pakistan, Filipina, Rusia, Singapura, Korea Selatan, Thailand, Turkmenistan, UAE, Inggris, AS, Uzbekistan, dan Vietnam.
Penemuan puing terakhir di Samudera Hindia
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPerdana Menteri Malaysia Najib Razak mengumumkan bahwa pencarian MH370 berakhir di Samudra Hindia. Najib Razak menegaskan, berdasarkan analisa terbaru dari posisi terakhir pesawat nahas tersebut berada di Samudra Hindia. Najib pun menyimpulkan seluruh penumpang yang berjumlah 239 orang tidak ada yang selamat dalam kejadian itu.Diketahui pesawat itu terbang dini hari dari Bandara Internasional Kuala Lumpur menuju Beijing, China. Ketika dinyatakan hilang, pesawat diketahui sempat putar balik dan mengarah ke Selat Malaka.Tetapi hasil kesimpulan PM Malaysia menyebut pencarian MH370 justru berakhir di Samudra Hindia.Pihak Malaysia pun belum bisa menjawab misteri ini hingga sekarang. Namun yang jelas, pesawat yang mengangkut 239 penumpang itu melenceng jauh dari rute awal.
Hingga sebulan belum juga ditemukan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comHari ini adalah 8 April 2014. Itu tandanya Malaysia Airlines MH370 tepat satu bulan setelah hilang sejak 8 Maret 2014 lalu.Selama sebulan ini, tak sedikit spekulasi yang bergulir terkait hilangnya pesawat Boeing 777 200 itu. Mulai dari dibajak teroris, terjebak di alam gaib hingga pesawat jatuh di laut dan tenggelam. Namun bukti-bukti yang terungkap tetap saja masih tak mendekati segala kemungkinan tersebut.Dalam pencarian MH370 itu, sedikitnya sudah ada empat satelit canggih milik beberapa negara yang ikut diperbantukan. Pertama adalah Satelit China yang berhasil menemukan objek berukuran lebar 22 meter dan panjang 13 meter di Samudera Hindia sepanjang koridor selatan area pencarian.Kemudian satelit kedua adalah Satelit Inggris bernama Inmarsat. Satelit ini berhasil menganalisis posisi terakhir pesawat MH370 pada Selasa (25/3) lalu. Satelit itu menganalisis tujuh kali sinyal ping yang sempat dipancarkan pesawat. Ketiga adalah Satelit Prancis yang sempat memperlihatkan ada 122 puing diduga berasal dari pesawat Malaysia Airlines MH370 tersebar mengapung di sebelah selatan Samudera Hindia.Terakhir adalah Satelit milik Thailand yang berhasil menangkap gambar sekitar 300 benda terapung di sebelah selatan Samudera Hindia diduga berasal dari puing pesawat MH370.Hingga kini, pencarian kotak hitam (black box) milik MH370 itu terus dilakukan di Samudera Hindia bagian selatan.Terakhir kapal milik Australia itu menemukan sinyal kotak hitam yang berada di kedalaman 4.500 meter di bawah permukaan laut. Temuan sinyal pertama pada Sabtu malam lalu berlangsung selama dua jam 20 menit dan sinyal kedua berlangsung selama 13 menit.
(mdk/gib)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya