5 Cerita Kepala Kemenag Pagaralam dilaporkan sodomi 5 santri
Merdeka.com - Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Pagaralam, Sumatera Selatan berinisial RF dilaporkan atas kasus pelecehan seksual. Ironisnya, RF dilaporkan oleh lima santrinya. Kelima santrinya mengaku disodomi oleh RF.
Kasus ini pun semakin menambah banyak catatan kasus sodomi. Belum habis kasus sodomi yang menggegerkan Kota Sukabumi, peristiwa serupa juga terjadi di Pagaralam.
Ironisnya lagi kasus tersebut justru diduga dilakukan oleh seorang pemuka agama yang semestinya menjadi panutan. Bagaimana kasus tersebut bisa terjadi? Berikut lima cerita kasus sodomi tersebut:
RF menjabat sebagai pimpinan Pondok Pesantren
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKepala Kementerian Agama (Kemenag) Pagaralam, Sumatera Selatan, RF, diduga melakukan pencabulan terhadap lima santrinya. Selain menjabat sebagai Kepala Kementerian Agama (Kemenag), RF juga merupakan pimpinan Pondok Pesantren Pondok Al-Fatah, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.Aksi bejat RF ini terbongkar setelah salah satu ibu korban melaporkan tindakan asusila yang dialami anaknya kepada polisi. Korban merupakan santri di pondok pesantren milik RF.Kasat Reskrim lahat AKP Hidayat Amin mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap lima korban yang seluruhnya santri laki-laki, pencabulan itu dilakukan tersangka pada awal Maret yang lalu.Polres Lahat sudah menetapkan RF sebagai tersangka dalam kasus pencabulan lima orang santri pada 29 April 2014.
Sodomi di kamar mandi Pospes
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKepala Kementerian Agama (Kemenag) Pagaralam, Sumatera Selatan, yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Fatah, Kabupaten Lahat, RF diduga melakukan pencabulan terhadap lima santrinya. Pencabulan tersebut dilakukan di dalam kamar mandi di pesantrennya.Kasat Reskrim Lahat AKP Hidayat Amin mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap lima korban yang seluruhnya santri laki-laki, pencabulan itu dilakukan tersangka pada awal Maret yang lalu."Yang kita periksa lima orang, satu pelapor dan 4 saksi korban. Mereka mengaku disodomi di kamar mandi dan asrama pesantren," kata Amin, Rabu (7/5).Dia menjelaskan, dari hasil visum terhadap kelima korban, ditemukan luka, namun belum diketahui apa penyebabnya. "Penyidik masih tunggu hasil visum resmi yang dikeluarkan oleh dokter," ungkapnya.
Korban sodomi takut tak naik kelas
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comTerungkapnya kasus sodomi terhadap santri Pondok Pesantren Al-Fatah, Lahat yang juga Kepala Kemenag Pagaralam, Sumatera Selatan, RF, setelah salah satu orangtua korban melapor ke polisi. Saat ini ada lima korban yang mengalami perlakuan serupa dan tidak menutup kemungkinan bakal kembali bertambah.Kelima korban yang berjenis kelamin laki-laki itu awalnya tidak berani membuka aib pimpinannya lantaran takut tidak naik kelas. Setelah didesak orang tua, korban akhirnya mengaku disodomi oleh tersangka.Seluruh korban merupakan siswa kelas satu dan dua SMP di pesantren tersebut. Kadang, mereka diajak tersangka keluar kota bila ada kegiatan.
Terancam dipecat
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comAkibat ulah bejatnya, Kepala Kementerian agama (Kemenag) Pagaralam yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Fatah, RF, mendapat perhatian pihak Kanwil Kemenag Sumatera Selatan, dan jabatannya di rekomendasikan dicopot.Kepala Kanwil Kemenag Sumsel Hambali mengungkapkan, pihaknya sudah mengantongi data-data yang berasal dari bukti dan saksi yang dihimpun tim investigasi. Hasil tim investigasi ini segera dilaporkan ke Menteri Agama untuk ditindaklanjuti."Kami tidak bisa ungkap dulu hasil investigasinya ke publik. Yang jelas, hari ini kami kirim rekomendasi ke menteri. Kita tunggu saja apa keputusannya," ungkap Hambali kepada merdeka.com, Rabu (7/5).
Kepala Kemenag Pagaralam bantah sodomi 5 santrinya
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKepala Kemenag Pagaralam yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Fatah, Kabupaten Lahat, RF, membantah telah melakukan pelecehan seksual terhadap lima santrinya. Hal itu terungkap dari investigasi yang dilakukan tim dari Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel.Kepala Kanwil Kemenag Sumsel Hambali mengungkapkan, RF yang sudah ditetapkan polisi sebagai tersangka, ngotot membantah telah menyodomi seperti tuduhan orangtua korban kepadanya."Kami sudah investigasi, kata dia tidak pernah melakukan sodomi. Itu hanya fitnah. Tapi, ini keterangannya kepada tim investigasi dari Kemenag Sumsel," ungkap Hambali kepada merdeka.com, Rabu (7/5).Dikatakannya, RF tokoh terkemuka di Kabupaten Lahat. Apalagi, sehari-hari RF menghabiskan waktunya untuk dakwah Islam.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya