49 Nelayan Masih Hilang, Heli Super Puma Dikerahkan ke Perairan Kalbar
Merdeka.com - Kantor Search and Rescue (SAR) bersama Lanud Supadio Pontianak mengerahkan helikopter Super Puma untuk menyisir perairan Muara Jungkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (16/7). Penggunaan heli ini diharapkan membantu pencarian puluhan nelayan yang masih hilang akibat tenggelamnya belasan kapal motor di kawasan itu.
Berdasarkan data Kantor SAR Pontianak, 7 nelayan sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selain korban meninggal dunia, 49 anak buah kapal (ABK) dilaporkan masih hilang.
"Penambahan dari unsur udara dalam pencarian kali ini untuk mempercepat penemuan korban (anak buah kapal) yang tenggelam sejak Selasa (13/7) malam," kata Kepala Kantor Search and Rescue (SAR) Pontianak Yopi Haryadi dalam keterangan tertulis .
Helikopter Super Puma yang dikerahkan akan melakukan pencarian melalui udara dengan menyisir area seluas 100 nautical mile. Dukungan dari udara ini diharapkan dapat mempercepat penemuan korban.
Sementara itu, pencarian di air dibagi dalam empat sektor seluas 1.360 nautical mile. Sebanyak 15 kapal pencarian dari berbagai instansi atau tim SAR gabungan dikerahkan dalam operasi itu.
Seperti diberitakan, Basarnas Kalbar pada Rabu (14/7) mendapat laporan mengenai tenggelamnya 14 KM nelayan di tiga lokasi secara bersamaan. Peristiwa itu terjadi di tengah cuaca buruk pada Selasa (13/7) malam dan Rabu (15/7) pagi. ”Mengakibatkan 56 orang ABK hilang, tujuh di antaranya ditemukan meninggal dan 81 ABK selamat," katanya seperti dilansir Antara.
Dia mengatakan, 9 kapal tenggelam di perairan Muara Jungkat, 2 kapal di Muara Kubu, dan 3 kapal di Muara Pemangkat. Dari 14 kapal itu, 12 unit merupakan kapal ikan dan dua lain merupakan tugboat.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya