400 Atlet Indonesia Bakal Ikuti Asean Para Games 2022 di Solo
Merdeka.com - Sebanyak 400 atlet berkebutuhan khusus asal Indonesia bakal terjun langsung dalam gelaran Asean Para Games 2022, di Kota Solo, 17-31 Juli 2021 mendatang. Sebelum bertarung di kompetisi tingkat ASEAN, para atlet akan mengikuti pemusatan latihan nasional (pleatnas) pada, Maret 2022.
"Hari ini belum semua masuk. Rencananya bulan Maret akan ikut pelatnas semua," ujar Sekjen National Paralympic Comittee (NPC) Indonesia Rima Ferdianto seusai bertemu Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Senin (21/02).
Rimo mengatakan, ada 11 cabang olahraga (cabor) yang akan diikuti para atlet NPC. Yakni cabang atletik, renang, bulu tangkis, catur, angkat berat, boccia, judo, goalball, tenis kursi roda, panahan, carebal palsy (CP) football dan basket kursi roda.
Pada ajang tersebut, dikatakannya, Indonesia akan bersaing dengan 10 negara lainnya. Yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.
"Ada 11 negara peserta. 10 sudah menyatakan siap, tinggal Timor Leste karena belum menjadi anggota resmi," terang Rima.
Rima menambahkan, ada beberapa cabor yang diprediksi bakal menjadi lumbung mendali emas bagi Indonesia. Di antaranya atletik, tenis meja, angkat berat, catur, dan bulu tangkis
Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun optimistis Indonesia akan menjadi juara umum.
"Kita di atas kertas akan menjadi juara umum, tetapi itu kembali kepada Tuhan," tandasnya.
Sementara itu pada pertemuannya dengan Gibran Senny menyebut untuk meminta arahan. Senny menyebut wali kota ingin Solo menjadi tuan rumah yang baik dalam pesta olahraga tersebut.
"Tadi juga membicarakan venue pertandingan di Kota Solo. Ada beberapa venue yang memerlukan renovasi kecil-kecilan. Pak wali sudah arahkan yang harus direnovasi yang mana, yang tidak direnovasi yang mana," katanya.
Beberapa venue di Kota Solo yang rencananya akan digunakan adalah Terminal Titonadi, Solo Paragon untuk angkat berat, Stadion Manahan Solo untuk atletik, Sriwedari Solo untuk panahan, dan Sritex Arena untuk Basket.
Kemudian ditambah Arena Edukasi Intan Pari dan Gedung olahraga Raden Mas Said untuk tenis meja.
Terkait l anggaran renovasi, memaparkan bahwa nilai anggaran telah disusun, dan telah diajukan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Namun demikian, ia enggan menyebut nilai yang diajukan untuk perbaikan veneu. Sedangkan, untuk transportasi atlet akan disediakan bus low deck.
"Anggarannya sudah kami ajukan 2 minggu lalu," pungkas Gibran.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya