4 Warga Situbondo Positif Corona Dinyatakan Sembuh
Merdeka.com - Kabar baik kembali datang dari Situbondo, Jawa Timur. Sebanyak empat dari delapan pasien positif Covid-19 kini dinyatakan sembuh. Sebelumnya, pada Selasa (07/04) kemarin, hanya satu pasien yang dinyatakan sembuh.
Informasi ini disampaikan Bupati Situbondo Dadang Wigiarto yang juga ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Situbondo kepada wartawan, Rabu (8/4).
"Dari delapan orang yang positif terinfeksi Covid-19, empat orang di antaranya sudah terbebas dari virus Covid-19. Sejauh ini jumlah ODP di Kabupaten Situbondo, jumlahnya mencapai sebanyak 211 orang. Sedangkan jumlah PDP mencapai sebanyak 19 orang," kata politikus berlatar belakang mantan pengacara ini.
Dadang juga mengimbau warga agar tidak perlu panik dan takut secara berlebihan. Meskipun Covid-19 merupakan virus baru yang cukup membahayakan, namun bisa diantisipasi dengan cara patuh pada protokol kesehatan yang memadai. Yakni menjaga kebersihan dan disiplin pada aturan menjaga jarak.
"Apabila masyarakat mau mengikuti protokoler kesehatan dan mematuhi anjuran pemerintah, seperti berdiam diri di rumah, mencuci tangan secara rutin dengan sabun, memakai masker saat keluar rumah, istirahat yang cukup, berolahraga di rumah dan makan makanan yang bergizi, Insya Allah akan terhindar dari penyebaran wabah Covid-19," ujar Dadang.
Selanjutnya, bupati mengatakan bahwa, ekonomi dan kesehatan harus selaras. Karena pilihan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah bukan lockdown. "Supaya ekonomi tetap berlangsung hidup, maka harus selaras dengan protap kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah. Dalam hal ini, pemerintah daerah harus kreatif menerapkan kebijakan gerakan menggunakan masker saat keluar rumah," jelas Dadang.
Lebih lanjut, Dadang menegaskan, bahwa penyebaran wabah Covid-19 yang terjadi di wilayah Situbondo sebenarnya hanya satu klaster. Yakni kasus impor dan bukan transmisi lokal. "Alhamdulillah, tidak ada transmisi lokal pada penularan wabah Covid-19, jika ada transmisi lokal terjadi, maka mengarah pada gawat," tegasnya.
Sementara ketika disinggung mengenai salah satu staf Kemenag Situbondo yang terpapar Covid-19, Dadang menjelaskan bahwa protokol kesehatan sudah diterapkan dan sudah menanyakan sampai berapa orang dan siapa saja yang terlibat dalam rapat di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya ke instansi yang bersangkutan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, satu orang pegawai Kementerian Agama (Kemenag) Situbondo positif corona. Staf tersebut terpapar virus diduga saat mengikuti acara pelatihan kesehatan haji yang digelar Kanwil Kemenag Jawa Timur pada awal Maret, di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Buntut kasus tersebut, mulai hari Rabu ini, Kantor Kemenag Situbondo ditutup. Para pegawainya diminta untuk menjalankan kerja dari rumah selama beberapa hari ke depan.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya