4 Hari pasca gempa 6,5 SR, warga Blang Baro belum terima bantuan
Merdeka.com - Warga Gampong Blang Baro, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh, hingga hari keempat pasca gempa 6,5 SR belum tersentuh bantuan. Mereka harus mengungsi karena lokasi lebih aman dengan swadaya.
Tempat berteduh pun mereka membuatnya dari terpal milik mereka sendiri. Sedikitnya ada 130 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 300 jiwa masih bertahan di pengungsian. Di antara pengungsi terdapat puluhan balita, bahkan ada ibu baru melahirkan sekitar 20 hari.
Kendati demikian, untuk kebutuhan makan, warga sudah membangun dapur umum dengan swadaya masyarakat. Sedangkan bantuan yang sudah diterima hanya berupa sembako, seperti beras, telur, mi instan dan sejumlah bahan makanan pokok lainnya.
"Kalau untuk makan sudah cukup, sekarang hanya butuh bantuan selain itu," kata Syamsiah (45) salah seorang warga setempat, Sabtu (10/12).
Menurut dia, bantuan yang sangat dibutuhkan seperti makanan dan perlengkapan bayi, selimut, pakaian orang dewasa dan tenda tempat berteduh.
Gampong ini juga salah satu gampong yang berdambak serius paska gempa di Pidie Jaya. Di gampong ini, 50 persen lebih rumahnya rusak parah dan ringan dan ada puluhan luka-luka karena tertimbun reruntuhan.
"Saya berharap segera bisa kami dapat pakaian dan perlengkapan bayi. Sayang bayi, tidur dibawah tenda sangat durarat ini," tutupnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya