3 Terduga teroris di Bogor berencana ledakan Mapolres dan bacok polisi di Gadog
Merdeka.com - Tiga terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri diduga hendak merencanakan aksi teror di tiga lokasi berbeda wilayah Bogor, Jawa Barat. Ketiga terduga teroris itu sebelumnya ditangkap di salah satu rumah kontrakan di Desa Pandansari, Kampung Gadog, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jumat (4/5) malam.
"(Diduga) merencanakan aksi teror dengan sasaran Mako Brimob Kedunghalang, Bogor," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto melalui keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (7/5).
Setyo melanjutkan, para terduga teroris juga diketahui tengah merencanakan pembacokan terhadap polisi di Pos Polantas Gadog, Ciawi, Bogor. Setyo mengatakan, masing-masing terduga pelaku berinisial AN alias Abu Rumi (51), AB (17), dan MUL (62).
"Juga merencanakan aksi teror dengan cara bom bunuh diri dengan sasaran Polres Bogor Kabupaten," kata dia.
Polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain aseton (CH3) dan H2O2 digunakan untuk pembuatan handak TATP dari pelaku. Kemudian lampu LED untuk inisiator, air raksa (accu) untuk katalisator, 1 botol plastik, kabel hitam, 1 solder dan kabel. Serta timah, kabel putih, panci, serutan kayu untuk pemicu pembakaran. Dan atau sebuah tab, 1 obeng set, dan 1 buah saklar.
"Hasil analisa labfor dan jibom terkait barang bukti yang ditemukan di TKP, tersangka rencana membuat bom TATP (Triaceton triperoxide) yang merupakan bahan peledak berkekuatan tinggi (high explosive)," ucap Setyo.
Ketiganya saat ini tengah diperiksa di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Barang bukti yang ditemukan juga diamankan di Mako Brimob Kelapa Dua.
Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya