3 Rumah di Banda Aceh terbakar, penghuni lari berpakaian seadanya
Merdeka.com - Tiga rumah di Lorong Sibayak, Desa Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh ludes terbakar, Selasa (12/4) sekitar pukul 14.35 WIB. Pemilik rumah histeris saat mengetahui rumah terbakar dan api bergitu cepat menjalar.
Si pemilik rumah tidak sempat menyelamatkan barang apapun. Semua perabotan, pakaian, barang berharga dan bahkan satu unit mobil hangus terbakar. Namun tidak ada korban jiwa pada kebakaran ini.
Kebakaran siang bolong itu membuat penghuni rumah kaget. Karena saat itu hampir semua penghuni rumah sedang istirahat di dalam kamar. Namun, tiba-tiba mereka dikejutkan dengan suara teriakan warga.
Amsal (40) si pemilik rumah mengaku, dia baru saja tiba di rumah setelah mengantarkan istri. Dia pun berteriak di rumah agar kakaknya yang sedang berada dalam kamar untuk segera keluar.
"Saya baru saja sampai rumah, langsung saya teriak suruh kakak keluar dari rumah dan semua yang lainnya," kata Amsal di lokasi kebakaran.
Amsal mengaku semua penghuni rumah panik dan sambil menjerit ketakutan berhamburan keluar. Bahkan hampir semua penghuni rumah sekitar 7 Kepala Keluarga (KK) hanya berpakaian seadanya.
Sebelum mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba, warga sekitar memadamkan api dengan peralatan seadanya. Baru 30 menit kemudian, mobil damkar tiba dan petugas kemudian berjibaku menjinakkan si jago merah.
Delapan armada mobil damkar dikerahkan ke lokasi. Satu jam kemudian api berhasil dijinakkan.
Pantauan merdeka.com, mobil damkar mengalami kesulitan masuk ke lokasi kebakaran, karena lorong yang sempit dan juga disesaki warga yang melihat kebakaran. Bahkan ada satu unit sepeda motor sempat tersenggol mobil.
"Delapan unit kita kerahkan, tadi ada sepeda motor yang tersenggol dengan mobil, karena jalan sempit," kata Komandan Lapangan Pemadam Kebakaran, Ridwan di sela-sela memimpin memadamkan api.
Kata Ridwan, setelah mendapat laporan dari masyarakat, pihaknya menuju ke lokasi. Petugas pun berjibaku menjinakkan api yang semakin besar dan nyaris menjalar ke beberapa rumah lainnya.
Adapun rumah yang terbakar habis itu adalah milik H Amin, Aiyah Harun dan Jal. Sedangkan rumah imbas dari kebakaran itu adalah milik Bintar Manaloe dan kocek. Belum diketahui penyebab kebakaran.
"Dua rumah itu hanya imbas, terbakar hanya sedikit," jelas Ridwan.
Hingga sekarang, petugas damkar masih berada di lokasi untuk mencegah api kembali menyala. Karena cuaca panas, dikhawatirkan masih ada api yang masih tersisa.
"Kita masih standby di lokasi, mobil damkar tetap kita siagakan sampai benar-benar api padam. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini," tutupnya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya