3 Penambang Emas Ilegal di Pohuwato Tewas Tertimbun Longsor
Merdeka.com - Kecelakaan terjadi di tambang emas ilegal di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Kamis (19/8). Tiga penambang yang beraktivitas di tempat itu tewas tertimbun material longsor.
Tiga korban tersebut ialah Joni Pakaya (45), Mohamad Sopar (36), dan Riski Parapa (18). Selain tiga orang tewas, satu orang lainnya yakni Sofyan Laiya (30) mengalami luka berat di bagian kaki. Keempat korban ini merupakan warga Desa Hutamoputi, Kecamatan Dengilo, Pohuwato.
Insiden terjadi sekitar pukul 02.00 Wita. Ketika itu, tiba-tiba terjadi longsor di bagian tebing tambang yang menjadi tempat beristirahat para penambang.
"Seketika suara gemuruh suara longsoran terdengar sayup. Kebetulan saya agak sedikit jauh dan hanya kaki saya yang terkena material longsor," kata Sofyan, salah satu korban selamat, dikutip dari Liputan6.com.
"Cedera bagian kaki kanan saya cukup parah, kala itu saya tidak bisa menyelamatkan diri. Tiga orang teman saya tewas tertimbun," ungkapnya.
Kapolres Pohuwato AKBP Joko Sulistiono membenarkan peristiwa nahas tersebut. Namun, ia belum bisa memastikan kronologi kejadian lebih detil. "Iya, saat ini personel kami masih mengecek di lapangan. Saya infokan nanti," katanya saat dikonfirmasi.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya