Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

3 Karyawan Supermarket Bangunan di Bogor Terpapar Corona

3 Karyawan Supermarket Bangunan di Bogor Terpapar Corona Ilustrasi. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Wali Kota Bogor Bima Arya meminta supermarket material bangunan Mitra 10 di Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor, berhenti beroperasi sementara usai adanya tiga karyawan positif terpapar Covid-19.

Bima menjelaskan, dampak dari tiga orang positif itu, 74 karyawan lainnya terdaftar sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sehingga Bima meminta pengelola toko menutup operasional selama 14 hari ke depan.

"Besok kita lakukan uji swab di sini. Supaya tidak ada penularan lagi, kami minta agar toko ditutup dulu sementara selama 14 hari ke depan," kata Bima, Rabu (17/6).

Selain itu, Bima juga meminta rekaman CCTV toko tersebut, untuk kepentingan tracking, siapa saja yang pernah masuk ke toko tersebut, sekaligus melihat penerapan protokol kesehatan yang disiapkan.

Sebagai upaya deteksi dini, Bima kemudian meminta seluruh pemilik usaha di Kota Bogor melakukan rapid test kepada seluruh karyawan, terutama pusat perbelanjaan sebelum mereka beroperasi kembali.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno memastikan frekuensi untuk menggelar rapid dan swab test massal akan ditingkatkan.

Kata dia, sejauh ini baru 3.500 orang di Kota Bogor mengikuti tes swab. Sementara ketentuan minimum sesuai ketentuan WHO, tes swab setidaknya diikuti oleh 8.000 orang.

"Jadi perlu 5.000 lagi. Kita genjot, setiap hari paling tidak, ada 200 kali swab setiap hari," kata dia.

Namun, untuk mengejar target tersebut, Pemkot Bogor kewalahan dengan ketersediaan alat tes yang minim. "Pemkot Bogor punya 2.000 swab test kit dan 900 rapid test kit. Kami sedang ajukan pengadaan alat ke Pemprov Jabar," kata dia.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP