3 Hari dilaporkan hilang di laut, 4 pemancing ditemukan selamat
Merdeka.com - Empat pemancing asal Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, yang dilaporkan hilang sejak Jumat (25/3) lalu, akhirnya ditemukan selamat oleh tim SAR gabungan Senin (28/3).
Empat orang pemancing berangkat memancing ke laut, namun belakangan tidak kembali ke rumah. Keluarga, tidak berhasil menemukan keempat orang itu. Pada Senin (28/3) pagi, keempatnya dilaporkan hilang ke kepolisian setempat.
"Keempat pemancing berangkat memancing dengan menggunakan perahu tempel. Tidak kembali, akhirnya 3 hari kemudian baru melapor," kata Kepala Basarnas Kantor SAR Pontianak, Slamet Riyadi, kepada wartawan di Pontianak, Selasa (29/3).
Usai mendapatkan laporan, tim SAR bergegas melakukan pencarian bekerjasama dengan kepolisian perairan Ketapang, juga dibantu para nelayan di Ketapang.
"Kita lakukan penyisiran perairan di sekitar kapal korban terakhir terlihat sekitar 30 mil arah barat daya muara Ketapang," ujar Slamet.
"Setelah kita lakukan pencarian sekitar 6 mil ke arah selatan dan arah timur dari posisi terakhir kapal empat pemancing itu, akhirnya kita temukan tanda-tanda. Keempat pemancing itu berada di kapal, karena mesin mati dan terkatung-katung di laut," tambahnya.
Keempat pemancing warga Ketapang itu adalah M Dhani (35), Theo (50), Edi Santoso (37) serta Ridwan (39). Setelah ditemukan tim SAR, akhirnya mereka dievakuasi dan tiba di Ketapang.
"Semuanya dalam kondisi sehat. Cuma, mengalami dehidrasi karena terlalu lama di laut. Mereka sudah dijemput keluarga masing-masing, juga pulang ke rumah masing-masing," pungkas Slamet.
Keempat pemancing sebelumnya berangkat dari pelabuhan Sukabangun Ketapang. Perahu tempel itu sendiri memang menjadi sarana masyarakat setempat untuk pergi mencari ikan di tengah laut. Namun, komunikasi keempatnya terputus hingga membuat panik keluarga mereka.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya