3 Bangunan sekolah rusak akibat gempa, murid diliburkan
Merdeka.com - Gempa yang melanda Deli Serdang, Sumut, menimbulkan sejumlah kerusakan. Puluhan unit rumah, sekolah, dan rumah ibadah rusak akibat kejadian ini.
Sebanyak 7 unit rumah di Karo dilaporkan rusak berat akibat gempa ini. Selain itu, 70 unit rumah, 3 SD, 1 masjid dan 1 unit mobil rusak ringan. "Korban jiwa nihil," Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Karo, Natanael Peranginangin, Selasa (17/1).
Di Soblangit, Deli Serdang, 3 unit sekolah dilaporkan rusak. Ketiga sekolah yaitu SD Negeri 101842 di Desa Sikeben, SD negeri 106821 di Desa Bandar Baru dan SD Negeri 101840 Sikeben di Desa Cinta Rakyat. Dinding gedung retak sekolah retak.
"Setelah berkoordinasi dengan UPT Dinas Pendidikan kita sepakat meliburkan sekolah. Siswa di ketiga sekolah itu diliburkan," kata Camat Sibolangit, Amos Karokaro, Selasa (17/1).

Kerusakan akibat gempa di Deli Serdang ©2017 merdeka.com/yan m
Selain kerusakan bangunan sekolah, sejumlah rumah warga juga rusak ringan. Kerusakan yang terjadi berupa retak-retak pada dinding.
Amos juga khawatir dengan runtuhnya tebing Sungai Betimus di Desa Durin Derek. "Kita khawatir air terbendung dan berpotensi banjir bandang. Kita sudah ingatkan warga yang beraktivitas di aliran sungai seperti Sembahe untuk waspada," jelas Amos.
Seperti diberitakan gempa melanda Deli Serdang sekitarnya mulai Senin (16/1) malam. Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mencatat 29 kali gempa terjadi di Deli Serdang dan Karo. Yang terdahsyat dirasakan pada Senin (16/1) sekitar pukul 19.42 WIB dengan kekuatan 5,6 SR.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya