Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

3 Amalan Nabi Muhammad di Bulan Ramadan

3 Amalan Nabi Muhammad di Bulan Ramadan Alquran Ramadan. ©istimewa

Merdeka.com - Seluruh umat Islam di Tanah Air sedang bergembira menyambut bulan suci Ramadan. Di bulan agung ini, kaum Muslimin menjalankan ibadah puasa.

Bulan Ramadan sejatinya bukan sekadar momentum menguji kesabaran umat Islam dalam menahan lapar dan dahaga. Jauh daripada itu, Ramadan menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas ketakwaan.

Nabi Muhammad sallallahu alaihi wassalam di masa hidupnya telah mencontohkan kepada umatnya mengenai tiga amalan yang bisa dilakukan saat memasuki bulan Ramadan. Seperti yang disampaikan Ustadz Adi Hidayat Lc MA dalam ceramahnya yang dikutip merdeka.com, Kamis (23/4).

Meningkatkan Kuantitas dan Kualitas Salat

Ustadz Adi mengatakan di bulan Ramadan, amalan pertama yang dijalankan Rasulullah adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas salat. Salat yang dimaksud bukan salat wajib melainkan sunah.

"Ternyata Nabi saat masuk bulan Ramadan amalan salatnya meningkat. Sunahnya meningkat," ujarnya.

Meningkatkan kuantitas dan kualitas salat tidak hanya dilakukan siang hari tetapi juga malam hari. Di antaranya salat tahajud.

Meningkatkan Interaksi dengan Alquran

Amalan kedua yang dilakukan Nabi Muhammad yaitu meningkatkan interaksi dengan Alquran. Ustadz Adi menyebut ada tiga cara untuk berinteraksi dengan Alquran.

Pertama, memperbanyak membaca Alquran. Kedua, memahami makna yang terkandung dalam Alquran. Ketiga, menghafal ayat-ayat Alquran.

Alquran sendiri diturunkan pada 17 Ramadan. Turunnya Alquran bertepatan dengan malam yang disebut Lailatul Qadar.

Tujuan turunnya Alquran sudah dijelaskan dalam Alquran surat Al-Baqarah Ayat 185:

"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)."

Memperbanyak Sedekah

Amalan terakhir yakni memperbanyak sedekah. Ustadz Adi mengutip kata Ibnu Abbas RA bahwa tidak ada kegiatan Nabi Muhammad sallallahu alaihi wassalam yang lebih maksimal di bulan ramadan, kecuali memperbanyak sedekahnya.

"Sedekahnya nabi saking luar biasa indahnya, seperti mengalahkan angin yang bertiup sepoi-sepoi. Disampaikan dalam keadaan lembut, diterima dalam keadaan tenang, dibagikan dalam keadaan nyaman," katanya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP