Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2.500 Warga Terdampak Banjir di Tangerang Masih Mengungsi

2.500 Warga Terdampak Banjir di Tangerang Masih Mengungsi banjir tangerang. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Banjir yang menggenangi permukiman di wilayah Kabupaten Tangerang, mulai surut. Sebanyak 2.500 jiwa warga Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, masih mengungsi di masjid-masjid dan musala, karena ketinggian air di rumah mereka masih berkisar 30 sampai 120 cm.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tangerang, Ending mengungkapkan, masih ada wilayah RW di Desa Gelam Jaya yang terendam air. "Genangan masih ada di Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis dan di Kecamatan Kemiri perbatasan ke Kecamatan Mauk," jelas Ending dikonfirmasi, Selasa (23/2).

Dia mengungkapkan, dampak banjir sejak Jumat malam itu masih dirasakan sebagian warga di wilayah Desa Gelam Jaya, terutama yang tinggal di Perumahan Villa Permata. "Dari awal banjir sampai hari ini ada sekitar 2.500 jiwa yang masih terdampak dan mengungsi. Mereka saat ini berada di posko pengungsian di masjid-masjid dan musala di kawasan sekitar," ucapnya.

Sebelumnya, jumlah pengungsi terdampak banjir di Desa Gelam Jaya sekitar 11.200 jiwa dari 2.805 Kepala Keluarga (KK). Mereka mengungsi sejak Jumat (18/2) namun sebagian besar sudah kembali ke rumahnya setelah banjir surut.

Ending memastikan pasokan logistik dari dapur-dapur umum yang didirikan warga masih mencukupi kebutuhan pangan para pengungsi. Namun, masyarakat di pengungsian maupun yang telah kembali ke rumah membutuhkan peralatan dan perlengkapan kebersihan.

"Kebutuhan yang diperlukan alat kebersihan rumah tangga, perlengkapan kebersihan, seperti sabun dan detergen, serta kendaraan Dinas Kebersihan untuk mengangkut sampah," kata dia.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP