Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

246 Siswa SMA/SMK Positif Covid-19, Disdik Jateng Kembali Tutup Sekolah Dua Minggu

246 Siswa SMA/SMK Positif Covid-19, Disdik Jateng Kembali Tutup Sekolah Dua Minggu Penyemprotan Disinfektan Rutin di Sekolah Saat PTM 100 Persen. ©2022 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - 246 Siswa setingkat SMA/SMK terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR). Para siswa yang terpapar saat ini sedang isolasi mandiri.

"Rata-rata mereka umumnya tanpa gejala alias OTG. Saat ini mereka isolasi di rumahnya masing-masing," kata Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Tengah, Suyanta saat dikonfirmasi, Rabu (16/2).

Dia menjelaskan, untuk sekolahan yang ditemukan rentetan penularan Covid-19 saat ini telah diliburkan seminggu sampai dua minggu. Dari data terbaru yang mendominasi temuan kasus positif Covid-19 di Kota Solo yaitu 26 sekolah, Kota Semarang 19 sekolah, Karanganyar 10 sekolah, Purworejo 7 sekolah.

"Ketentuannya kalau di sekolah ada yang positif, maka harus ditutup, dan siswanya diliburkan. Kalau kasusnya cuma satu anak cuma ditutup tiga hari. Kalau tidak ada positifnya boleh dibuka lagi. Tapi rata-rata PTM saat ini ditutup seminggu sampai dua minggu," ujar dia.

Lima Daerah Terbanyak Pelajar Positif Covid-19

Lima daerah yang ditemukan data siswa positif Covid-19 terbanyak masing-masing Kota Semarang dengan 55 siswa, Kota Magelang 94 siswa, Kota Solo 26 siswa, Kabupaten Purworejo 16 siswa dan Kabupaten Blora 13 siswa.

Pihak Disdik saat ini meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi penularan Covid-19 supaya tidak meluas. Pihaknya mengingatkan semua sekolah wajib mematuhi protokol kesehatan.

"Kita harus waspada. Karena itulah kita menggalakan lagi penertiban prokes di setiap sekolah. Kita libatkan juga satgas Covid-19 kecamatan dan kabupaten/kota," ujar dia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yunita Dyah Suminar mengatakan tren penularan Covid-19 di wilayahnya mengalami peningkatan. Rata-rata warga yang terpapar Covid-19 gejalanya mengarah ke varian Omicron.

"Kita sedang menyiapkan segala cara untuk menghadapi lonjakan pasien Covid-19 di Jawa Tengah. BOR rumah sakit sekarang juga naik 30 persen dari kondisi normal. Kalau dilihat perkembangannya, penularan Omicron yang sekarang terjadi tidak separah waktu Delta," kata Yunita.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP