24 Warga di Bondowoso Tertipu Sindikat Jual Gula Murah, Total Kerugian Rp4,7 M
Merdeka.com - Harga kebutuhan pokok naik imbas virus corona dimanfaatkan sejumlah pihak untuk mengambil keuntungan. Seperti aksi penipuan jual beli gula pasir murah di Bondowoso, Jawa Timur.
"Sudah ada sekitar 24 orang yang melaporkan telah menjadi korban pelaku. Mereka masing-masing menyetor uang dalam jumlah beragam. Total jumlah penipuannya sekitar Rp4,7 miliar kerugian," kata Kapolres Bondowoso, AKBP Erick Frendriz saat dikonfirmasi merdeka.com pada Rabu (15/4).
Kasus ini terungkap dari laporan Dhimas Wahyu Jaya (29). Warga Kelurahan Dabasah, Bondowoso kota ini melaporkan sepasang suami istri warga Desa Kejayan, Pujer, Bondowoso. Yakni, UT (29) dan AL (34), karena diduga melakukan penipuan jual gula murah.
"Sudah kami lakukan proses dan ini masih berjalan. Mohon waktunya nantinya akan kami sampaikan lebih lanjut," lanjut Erick.
Terlapor memberikan harapan palsu dengan menjual gula dengan harga murah. Banyak warga yang tertarik membeli dengan jumlah besar, dengan tujuan mungkin akan dijual lagi. Tetapi setelah ditunggu, warga tak kunjung mendapatkan gula yang dijanjikan.
Kini ke dua pelaku telah ditangkap oleh polisi untuk proses penyidikan lebih lanjut.
"Modus itu begini, harga gula saat ini sedang naik sampai di Bondowoso Rp18.000 per kilogram. Tersangka ini memberikan harapan kepada orang-orang menjual dengan harga Rp12.000 kurang lebih," pungkas mantan Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat ini.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya