Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

23 Warga Sumber Solo Terpapar Covid-19 Diungsikan ke Asrama Haji

23 Warga Sumber Solo Terpapar Covid-19 Diungsikan ke Asrama Haji Ilustrasi virus corona. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Sebanyak 23 warga Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo harus diungsikan ke ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali lantaran terpapar Covid-19. Para tetangga Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu berasal dari satu wilayah rukun tetangga (RT), yakni di RT 01/RW 07. Mereka menjalani isolasi sementara waktu.

"Sudah diungsikan ke Donohudan semua. Memang diungsikan ke Donohudan semua. Kalau di rumah kasihan yang negatif no,” ujar Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, Senin (17/5).

"Itu kan memang satu RT rumah klaster itu lho penataannya. Satu lingkungan, kebetulan satu RT. Kecil-kecil seperti rumah tipe 36 atau 45 itu lho, kamar mandinya saja MCK (mandi, cuci, kakus) kok, komunal. Enggak di dalam rumah. Yang bikin menular ya mungkin itu. Jadi kamar mandinya kan bareng-bareng," sambungnya.

Ahyani menyebut, awal penularan Covid-19 terjadi dari acara buka bersama di rumah salah satu warga.

Terpisah Ketua RW 07 Kelurahan Sumber, Ariyanto Rinto menyampaikan warga mulai terpapar Covid-19 sejak H-1 Lebaran atau 12 Mei. Untuk mengantisipasi penularan ke warga lainnya, pihaknya melakukanpenyekatan hingga 25 Mei 2021. Menurut dia, penyekatan hanya dilakukan pada satu gang yang ada di wilayah tersebut.

"Ini hanya satu gang yang kena. Ada 55 warga yang tinggal di gang tersebut, dari hasil swab diketahui ada 23 orang yang positif Covid-19," jelasnya.

Terkait munculnya klaster tersebut, ia membenarkan jika berawal dari kegiatan buka bersama yang diselenggarakan oleh salah satu warga.

"Dia kebetulan kerja di luar daerah. Sebelum buka bersama dia sudah merasakan hilang rasa, tapi karena orang awam kan tidak paham kalau itu gejala Covid-19," jelasnya.

Setelah itu, lanjut dia, warga tersebut merasakan tidak enak badan dan menjalani tes usap hingga diketahui yang bersangkutan terpapar Covid-19.Dari hasil tracing 50 warga 23 di antaranya dinyatakan positif.

Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Sumber Supyanto menambahkan saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo.

"Jadi ini pergerakan warga kami batasi dulu. Hanya satu RT saja, kemarin 20 orang yang kena, itu kan berkembang," tandasnya.

Menurutnya, penyekatan akan dilakukan minimal 10 hari ke depan, selanjutnya akan dievaluasi. Jika seluruh kasus sudah dinyatakan negatif COVID-19 maka gang tersebut akan dibuka kembali.

"Kita batasi sementara, tapi kalau masih ada yang positif, akan kami batasi pergerakannya," pungkas dia.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP