22.832 Posko Terbentuk Selama PPKM Mikro di Seluruh Indonesia
Merdeka.com - Pemerintah mulai menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro sejak 9 Februari 2021. Seiring dengan PPKM mikro, pemerintah daerah membentuk posko Covid-19.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan hingga akhir Februari 2020, sebanyak 22.832 posko Covid-19 terbentuk di 30 provinsi di Indonesia.
"Adapun posko yang paling banyak terbentuk di Jawa Barat yaitu ada 6.873 posko," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Kamis (4/2).
Jawa Tengah menyusul Jawa Barat dengan total posko Covid-19 yang sudah terbentuk sebanyak 6.475. Kemudian Jawa Timur mencapai 4.216 posko Covid-19.
"Saya berikan apresiasi kepada seluruh provinsi yang telah berupaya mengoordinasikan daerahnya hingga ke tingkat desa atau kelurahan sehingga posko yang berfungsi sebagai pelaksana PPKM mikro ini dapat dibentuk dan berjalan dengan baik," ujarnya.
Tak hanya total posko Covid-19 yang sudah terbentuk, Wiku juga melaporkan kegiatan yang dilaksanakan selama PPKM mikro. Dia menyebut, kinerja yang paling banyak dilakukan di posko Covid-19 selama PPKM mikro adalah edukasi dan sosialisasi 3M (menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun).
"Laporan kinerja paling banyak dilakukan di posko adalah edukasi dan sosialisasi 3M dengan total lebih dari 1 juta laporan," jelasnya.
Setelah edukasi dan sosialisasi 3M, ada kegiatan pembagian masker dengan total laporan lebih dari 200 ribu. Selanjutnya penegakan disiplin protokol kesehatan dengan total laporan lebih dari 130 ribu.
"Provinsi dengan jumlah kinerja paling banyak dilaporkan adalah Jawa Barat dengan lebih dari 350 ribu kinerja, kemudian Banten lebih dari 200 ribu, DI Yogyakarta lebih dari 170 ribu," ujarnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya