Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

224 Kasus DBD Terjadi di Kota Bandung

224 Kasus DBD Terjadi di Kota Bandung Ilustrasi Pasien DBD. ©2016 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Dinas Kota Bandung mencatat kasus demam berdarah (DBD) di Januari 2019 mencapai 224 kasus. Dari jumlah itu, penyakit yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti itu menyerang anak dan remaja.

Kepala Dinas Kesehatan, Rita Verita Sri Hasniarty meminta masyarakat waspada dengan catatan kasus DBD yang terjadi. Apalagi, musim penghujan merupakan momentum populasi nyamuk Aedes Aegypti ikut meningkat.

"Mudah-mudahan jangan terjadi KLB (kejadian luar biasa). Update terakhir sampai kemarin tanggal 30 Januari itu 224 kasus, waktu tanggal 28 Januari ada 137 kasus," katanya di Pemkot Bandung, Kamis (31/1).

"Kalau di Kota Bandung menyebar rata di semua kecamatan ada, mayoritas usia 4-15 tahun yang banyak," tambahnya.

Rita mengingatkan, puncak gigitan nyamuk terjadi pukul 08.00-10.00 WIB dan pukul 15.00-17.00 WIB. Selain itu, tanda demam berdarah sudah menyerang tidak harus muncul bintik merah di kulit.

"Untuk tanda-tanda DBD tidak harus ada bintik di kulit, kalau ada bintik di kulit itu sudah terjadi pendarahan di bawah kulit, awalnya kayak demam biasa, demam panas tinggi 2-5 hari, perut mual, bahkan bisa sampai muntah, terus pegel persendian, sakit kepala biasanya seperti itu tanda-tandanya," jelasnya.

Untuk itu, dia mengimbau, masyarakat menjaga lingkungannya tetap bersih dan membersihkan bak mandi maupun tempat yang bisa membuat air menggenang. Hal ini berlaku bagi lingkungan sekolah.

Rita mengklaim, Dinkes sudah mengumpulkan para kepala sekolah SD dan SMP se Kota Bandung untuk memberi informasi peningkatan kasus DBD. Sekain itu, kepada murid juga sudah diedukasi agar bisa memantau melihat jentik nyamuk di bak mandi sekolah.

"Karena setau saya di sekolah2 di Kota Bandung ini masih banyak yang menggunakan bak-bak mandi yang kotor," katanya. "Saya lihat paling banyak usia sekolah yang terjangkit. Ada 40,48 persen itu usia sekolah," pungkasnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP