2016 Tahun percepatan kerja, Jokowi minta menteri tak leha-leha
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini memimpin sidang kabinet paripurna dengan agenda utama membahas program dan kegiatan pemerintah tahun 2016. Jokowi meminta semua menteri dan lembaga untuk bekerja keras.
"Hari ini presiden memimpin sidang kabinet paripurna pertama yang intinya bahwa seluruh kementerian/lembaga oleh presiden sama sekali tidak diberikan waktu untuk berleha-leha," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana, Jakarta, Senin (4/1).
Semua menteri hadir dalam sidang kabinet paripurna yang pertama di tahun 2016 ini. Kecuali Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro yang tidak hadir. Tetapi Menkeu diwakili oleh wakilnya.
"Tahun ini oleh presiden disebut sebagai tahun percepatan kerja karena presiden masih merasa ada beberapa bagian wilayah kementerian/lembaga yang masih bekerja dengan speed yang kurang," jelas Pramono.
"Maka tahun percepatan kerja ini menjadi tidak lagi tahun ayo kerja tapi sudah ada penekanan untuk mempercepat pekerjaan. Karena beliau menginginkan pertumbuhan ekonomi pada 2016 ini harus jauh lebih baik dibandingkan 2015 lalu," tambahnya.
Selain percepatan kerja, Presiden juga memberikan arahan khusus. Salah satunya mengenai promosi ekspor yang dilakukan oleh 17 kementerian.
Menurut Pramono, agar promosi tidak berjalan secara terpisah-pisah, akan dibentuk badan promosi ekspor nasional.
"Maka dengan demikian tidak lagi harus tersebar di seluruh 17 kementerian/lembaga, hanya pada 1 badan. Badan ini yang bertanggung jawab terhadap seluruh promosi yang berkaitan dengan perdagangan, perindustrian, pariwisata dan sebagainya," tutup Pramono.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya