Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2014, harus menjadi tahun pembuktian Jokowi di Jakarta

2014, harus menjadi tahun pembuktian Jokowi di Jakarta Jokowi. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Memasuki tahun 2014 harus menjadi tahun pembuktian kerja nyata Jokowi selaku Gubernur DKI Jakarta. Tidak sedikit kalangan yang mengamati kerja Jokowi yang sudah masuk 15 bulan belum terlihat adanya hasil kerja yang kongkrit yang di rasakan masyarakat Jakarta.

"Yang menonjol hanya kerja dengan gaya kerakyatan, blusukan seolah-olah ingin menyerap langsung permasalahan rakyat di lapangan. Ini pemimpin bagus tapi perlu diingat akhirnya masyarakat akan menagih janji dari hasil blusukan tersebut dan masyarakat perlu hasil kongkrit dari hasil pembangunan yang di gagas oleh Jokowi dengan slogan Jakarta Baru," ujar Wakil Ketua DPD Hanura DKI Jakarta, Rachmat HS, Jumat (3/1).

Menurut Rachmat, belum ada gagasan Jakarta Baru yang menjawab permasalahan orang Jakarta. Semua yang dilakukan Jokowi , masih meneruskan gagasan gubernur sebelumnya.

"Hanya yang paling menonjol Jokowi piawai membuat masyarakat kecil seperti membuat keramaian rakyat di tahun baru dan ulang tahun Jakarta," jelas Rachmat.

"Padahal ini tidak menyelesaikan masalah di Jakarta. Yang menjadi teror masyarakat Jakarta adalah banjir, macet, pelayanan masyarakat bukan hiburan di malam tahun baru ini hanya sesaat saja apalagi hiburan tahun baru 70 persen dinikmati oleh masyarakat di luar Jakarta," lanjutnya.

Rachmat yang juga sebagai Ketua Umum Forum Pemuda Betawi (FPB) itu mencontohkan seperti peresmian jalan layang non tol (JLNT) yang mana Jokowi tinggal melanjutkan dan hanya meresmikan saja.

Oleh karena itu, Rachmat menegaskan, kinerja Jokowi harus lebih kongkrit lagi lantaran masyarakat banyak menunggu hal itu.

"Bagaimana warga Kampung Melayu terbebas dari hidup yang selalu kebanjiran? Bagaimana rakyat Jakarta bisa nyaman naik kendaraan umum dengan tidak mengorbankan pengendara lain tersiksa macet?," terang Rachmat.

"Jangan sampai masyarakat Jakarta kecewa. Akhirnya sejarah hanya mencatat gubernur Jokowi hanya kisah dongeng saja, kelihatan reponsif tapi pelaksanaannya lambat bahkan ketika di laksanakan prematur," tutupnya.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP