20 Petugas KPPS di Makassar Pilih Mundur ketimbang Ikut Tes Swab Covid-19
Merdeka.com - 20 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Pilkada Kota Makassar memilih mengundurkan diri. Komisioner KPU Makassar Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Endang Sari menuturkan, mereka mundur karena enggan mengikuti swab test Covid-19 setelah sebelumnya dinyatakan reaktif.
"Kemarin ada 462 orang yang hasil rapid-nya masih reaktif. Setelah jalani lagi rapid hari ini, ada 10 persen atau sekitar 40 orang yang masih reaktif. 40-an orang inilah kita periksa swab-nya hari ini karena kita tidak mau ambil risiko. Tapi di antara 40-an orang ini, ada sekitar 20 orang yang memilih mundur jadi petugas KPSS daripada ikut periksa swab," kata Endang kepada wartawan, Makassar, Senin (7/12).
Hari ini, KPU Makassar bekerja sama dengan Pemkot setempat melakukan swab test bagi petugas KPPS dan petugas ketertiban di kantor KPU Makassar, Jalan Perumnas Antang, Kecamatan Manggala.
Endang menuturkan, sebagai penyelenggara, pihaknya menyadari pentingnya menjaga keselamatan semua dari ancaman penularan Covid-19 selama Pilkada.
Total petugas KPPS sebanyak 16.758 orang dan petugas ketertiban sebanyak 4.788 orang. Semuanya telah melalui tiga kali tahapan rapid test. Jika ada yang ditemukan reaktif, mereka diistirahatkan lalu diberi treatment. Selanjutnya di-rapid lagi hingga 3 kali.
Soal petugas KPPS yang memilih mundur, KPU Makassar kemudian melakukan penggantian.
Salah satu petugas KPPS dari Kecamatan Tamalanrea, Andi Muhammad Wiratama (22) yang ditemui usai tes swab mengatakan, tidak ada masalah baginya ikut periksa swab karena memang sudah dua kali rapid test dan hasilnya reaktif.
"Tidak ada masalah bagi saya. Ikut periksa swab itu bagian dari tanggung jawab saya untuk menjaga diri dan sekitar. Sudah dua kali saya rapid test dan hasilnya reaktif, sementara tak satu pun gejala saya rasakan. Untuk memastikan, sekalian saja ikut periksa swab," kata Andi Muhammad Wiratama.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya