2 Warga Meninggal Sepekan Setelah Divaksin, Dinkes Riau Sebut Disebabkan Sakit Bawaan
Merdeka.com - Dua warga di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Rokan Hulu (Rohul), Riau meninggal dunia sepekan setelah menjalani vaksinasi Covid-19. Dinas Kesehatan Riau menyatakan, keduanya meninggal karena penyakit bawaan.
"Itu warga yang meninggal setelah seminggu vaksin bukan berarti karena vaksinnya, karena tidak bisa juga setiap orang ada apa-apa (meninggal) dikaitkan dengan vaksin," kata Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Riau Mimi Yuliani Nazir, Jumat (18/6).
Mimi menjelaskan, Komisi Daerah (Komda) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Provinsi Riau telah melakukan investigasi dan observasi terkait meninggalnya kedua warga Riau itu.
"Hasil investigasi dan observasi Komda KIPI itu dua warga yang meninggal bukan disebabkan vaksinasi, tetapi karena penyakit yang diderita oleh yang bersangkutan. Dan itu sudah dijelaskan Komda KIPI, karena itu domainnya mereka segala sesuatu yang terjadi setelah vaksin," jelas Mimi.
Mimi mengimbau kepada masyarakat tidak perlu takut dengan beredarnya kabar tentang vaksin yang belum tentu kebenarannya. "Vaksin ini sudah diuji klinis aman untuk meningkatkan imunitas tubuh. Jadi masyarakat tak perlu khawatir dengan vaksin," ucapnya.
Untuk diketahui, selama pelaksanaan vaksinasi berjalan, Komda KIPI Provinsi Riau sudah menerima sebanyak 56 kasus KIPI. Dari 56 kasus itu, 49 kasus di antaranya diklasifikasikan KIPI ringan.
"Sedangkan 7 kasus lagi masuk dalam klasifikasi KIPI berat atau serius. Dari 7 kasus KIPI berat ini ada dua yang meninggal dunia," kata Ketua Komda KIPI Provinsi Riau Ligat Pribadi.
Menurut Ligat, dari 7 kasus KIPI berat ini, selain dua orang yang meninggal dunia, saat ini masih ada satu pasien lagi yang sedang dirawat di rumah sakit swasta di Pekanbaru. Sementara empat lagi sudah sembuh.
"Sedangkan dua pasien meninggal dunia setelah seminggu divaksin adalah warga Indragiri Hulu dan warga Rokan Hulu," paparnya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya