2 Saksi dokter: Nenek Loeana depresi berat
Merdeka.com - Sidang nenek Loeana Kanginnadhi menghadirkan dua orang dokter yang menangani nenek berusia 77 tahun tersebut. Dua dokter yang dihadirkan menyebut bahwa nenek Loeana mengalami depresi berat.
Dokter pertama yang dihadirkan dalam sidang tersebut adalah Nyoman Ratep. Nyoman merupakan ketua tim dokter yang menangani nenek Loeana di RS Sanglah, Denpasar.
"Pasien sudah tidak perlu rawat inap dan bisa rawat jalan. Yang bersangkutan mengalami depresi akibat masalah yang dihadapi, mental belum stabil karena proses pengadilan," ujar Nyoman saat memberikan keterangan di Pengadilan negeri denpasar, Bali, Selasa (26/6).
Selain itu, majelis hakim yang diketuai oleh John Tony Hutauruk menghadirkan psikiater Dr Lely Setiawati Kurniawan.
"Kondisi mental sangat terganggu karena depresi. Ini terjadi karena proses hukum yang sedang dihadapinya," terang Lely di persidangan.
"Hal ini ditambah kondisi fisiknya yang sudah lemah karena faktor usia, kalau ditahan di lapas ini menghambat proses penyembuhan dia," terang Lely.
Nenek Loeana tersangkut kasus jual beli tanah seluas 2 Ha di kawasan Jimbaran, Bali dengan nilai USD 850.000 (Rp 8 miliar). Nenek yang berusia 77 tahun itu harus menjalani sidang perdana dengan berbaring di tempat tidur karena sakit. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya