2 Prajurit TNI Gugur Akibat Diserang 20 OTK Dibawa ke Kampung Halaman
Merdeka.com - Dua jenazah personel Yonif Linud 432 Kostrad yang tewas diserang orang tak dikenal dievakuasi dari Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo ke Sentani. Jenazah kedua personel TNI itu setibanya di Bandara Sentani langsung diterbangkan ke ke kampung halamannya untuk dimakamkan.
Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan menjelaskan jenazah Praka Alif akan dibawa ke Flores sedangkan Prada Yudi Ardiyanto ke Ambon. Dua personel TNI tersebut terbunuh akibat diserang oleh orang tak dikenal saat melaksanakan pembangunan talut di Kali Braga, Dekai. Keduanya dikeroyok 20 OTK.
Belum dipastikan kelompok mana yang melakukan penyerangan dan menganiaya kedua personel TNI, kata Brigjen TNI Pangemanan. Dalam kejadian tersebut, dua pucuk senjata milik personel TNI yang meninggal dunia tersebut juga hilang.
Danrem mengatakan pihaknya sudah minta bantuan Pemda dan gereja serta tokoh masyarakat di Yahukimo agar dua pucuk senpi beserta amunisi yang diambil OTK dikembalikan.
"Mudah-mudahan berbagai upaya yang dilakukan dapat membuahkan hasil dan senpi serta amunisi yang diambil dikembalikan sebelum disalahgunakan, " harap Brigjen TNI Izak Pangemanan, dilansir Antara, Rabu (19/5).
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya