Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Pelaku Teror di Lamongan Baru Berkenalan 4 Bulan

2 Pelaku Teror di Lamongan Baru Berkenalan 4 Bulan Bupati Lamongan Fadeli. ©2018 Merdeka.com/Moch Andriansyah

Merdeka.com - Dua pelaku penyerangan pos polisi di Lamongan, Eko Ristanto dan M Syaif Ali Hamdi diketahui berkenalan saat keduanya mengikuti sebuah kegiatan yang sama. Fakta ini terungkap berdasarkan pendalaman yang dilakukan polisi pasca-penangkapan Eko dan Syaif usai menyerang pos polisi di sekitar Wisata Bahari Lamongan (WBL). Kemudian perkenalan keduanya di tahun 2018.

"Kurang lebih hampir 3 atau 4 bulan (mereka) baru kenal, memiliki satu konsep pemahaman yang sama, maka akhirnya mereka menjadi akrab," kata Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung usai menjenguk Bripka Andreas DA di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur, Rabu (21/11).

Dari perkenalan itu, masih kata Feby, sehingga keduanya bekerja sama dan beberapa kali merencanakan aksi teror di pos polisi wilayah Lamongan.

"Karena ada kesamaan itulah, sehingga melakukan kerja sama," ucapnya.

Namun, dari beberapa aksi teror keduanya, tidak pernah terdeteksi polisi. Baru di aksi yang terakhir di sekitar WBL pada Selasa (20/11) dinihari diketahui Bripka Andreas dan dilakukan penangkapan.

Feby juga mengaku, setelah melakukan pemeriksaan 1x24 jam terhadap kedua tersangka, siang tadi, tim gabungan dari Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, dan tim dari Densus 88 Mabes Polri telah melakukan gelar perkara di Polres Lamongan.

Hasil dari gelar perkara itu, masih kata Feby, diputuskan bahwa tim Densus 88 akan mengembangkan ke jaringan-jaringan kedua tersangka. Rencananya, sore ini tersangka akan diterbangkan ke Jakarta.

"Maka (perkara ini) dilimpahkan ke Densus 88 untuk ditindak lanjuti dan dikembangkan ke jaringan-jaringannya yang lain," tandasnya.

Seperti diketahui, akibat teror yang dilakukan Eko dan Syaif pada Selasa dinihari kemarin, mata kanan Bripka Andreas terluka terkena ketapel kelereng yang dilepaskan tersangka. Saat ini, kondisi Andreas sudah stabil pascaoperasi di RS Bhayangkari Polda Jawa Timur.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP