2 Pasien meninggal akibat salah obat bius, siapa bertanggung jawab?
Merdeka.com - Kasus malapraktik kembali terjadi dan menelan korban jiwa. Dua orang pasien Rumah Sakit Siloam, Karawaci harus mengembuskan napas karena kesalahan anastesi yang diberikan.
Peristiwa terjadi 12 Februari kemarin. Dua orang yaitu pasien Obgyn dan Urologi itu hendak diambil tindakan operasi. Seperti biasa, pasien yang akan diambil tindakan operasi tentunya harus diinjeksi obat bius.
Saat Spesialis Anastesi memberikan injeksi Buvanest Spinal 5 persen pada dua pasien itu, tak ada kecurigaan sama sekali dengan kandungan obat tersebut. Dua pasien yang telah diinjek pun langsung menjalani tindakan.
Singkat cerita, operasi selesai dilakukan. Pasien wanita pun sudah melahirkan bayinya dengan selamat. Meski operasi berhasil, tapi dari situlah masalah muncul.
Apa yang terjadi pada dua pasien? (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya