Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dua orang meninggal, wabah DBD serang Bogor

Dua orang meninggal, wabah DBD serang Bogor Kampanye DBD. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Warga Kota Bogor harus waspada dengan penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor hingga Minggu (24/01) 87 orang orang terjangkit DBD, dua orang meninggal dunia.

"Peningkatan kasus DBD di Kota Bogor sejak awal Januari trennya memang terjadi peningkatan, bahkan berdasarkan hasil pemetaan 62 dari 68 kelurahan yang ada di 6 kecamatan di Kota Bogor masuk dalam daerah endemik DBD," ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Kota Bogor, Siti Robiah, di Bogor, Senin (25/1).

Warga yang terjangkit DBD masih di rawat di sejumlah rumah sakit. Ada 18 orang di Kecamatan Tanahsareal, 19 orang di daerah Bogor Utara, 7 orang di Kecamatan Bogor Tengah, 11 orang di Kecamatan Bogor Selatan, 15 orang di Kecamatan Bogor Timur dan 18 orang di Bogor Barat.

"Tercatat ada dua orang warga Kota Bogor yang meninggal dunia yakni satu warga Balumbang Jaya dan satu lagi warga Kelurahan Cibogor, Bogor Tengah, " kata dia.

Dia menyebutkan, zona merah atau endemik yang paling banyak penderita DBD terdapat di dua kecamatan yakni Bogor Utara dan Bogor Barat. Selain itu, nyamuk pembawa penyakit DBD juga suka bersarang di daerah pemukiman elit yang ada di dua kelurahan yakni Kelurahan Baranangsiang dan Katulampa.

"Seperti perumahan tempat tinggal pribadi Pak Wali Kota Bogor, di Kelurahan Katulampa menjadi perumahan elit yang endemis sarang nyamuk DBD," katanya.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor, Dewi Bismilla mengatakan, jumlah total pasien penderita DBD yang masuk dan mendapatkan perawatan di RSUD Kota Bogor mulai 1 Januari hinggal 24 Januari sebanyak 131 orang.

"Pasien yang masuk ke sini bukan hanya warga Kota Bogor melainkan warga Kabupaten Bogor yang jumlahnya lebih banyak atau 60 persennya,” paparnya.

Sedangkan pasien yang meninggal dunia di RSUD Kota Bogor sebanyak satu orang atas nama Eti (23), warga Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Eti meninggal pada Minggu (24/1) pukul 23.00 WIB. " Pasien masuk pada pukul 21.00 WIB dalam kondisi sudah trauma akut, dan positif DBD, " ucapnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP