2 Kali diguncang gempa, warga Alor pilih bertahan di luar rumah
Merdeka.com - Dua gempa berkekuatan 4,6 dan 4,4 skala richter (SR) mengguncang Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa yang terjadi sepanjang pagi ini menyebabkan masyarakat bertahan di luar rumah, karena trauma dengan gempa yang terjadi pada 1991 lalu.
Gempa pertama berkekuatan 4,6 SR terjadi dini hari pukul 02.49 WITA dan gempa 4,4 SR terjadi pada pukul 07.05 WITA, Rabu (11/11).
"Pada hari Selasa (10/11) hanya terjadi satu kali gempa susulan pada pukul 09.54 WITA di Barat Daya Alor, tetapi hari ini sudah dua kali gempa susulan," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Klas 1 Kupang, Sumawan kepada Antara.
Dia menjelaskan, gempa pertama berlokasi di 8.48 Lintang Selatan (LS) - 124.32 Bujur Timur (BT), dengan pusat gempa di 47 Km Barat Daya Alor. Gempa ini berkedalaman 10 km.
Gempa kedua berlokasi di 9.33 Lintang Selatan (LS) - 123.51 Bujur Timur (BT), dengan pusat gempa di 77 Km Tenggara Alor. Gempa ini berkedalaman 28 km.
Sejak Senin (2/11) hingga Rabu (11/11), setiap hari, Kabupaten Alor diguncang gempa bumi, kecuali pada Selasa (3/11).
Gempa cukup kuat terjadi pada Rabu (4/11), yang menyebabkan ribuan rumah penduduk dan bangunan umum mengalami kerusakan serius. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya