2 Hari pascapengepungan, 1.200 personel polisi masih disiagakan di YLBHI
Merdeka.com - 48 Jam pascapengepungan, polisi masih mengetatkan penjagaan di gedung YLBHI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Sebanyak 1.200 personel disiagakan pada hari ini.
"Dari kepolisian Metro Jakarta Pusat kemudian di-backup Polda Metro dan Polsek Menteng masih melakukan pengamanan antisipasi gangguan kamtibmas," ujar Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Asfuri di depan kantor YLBHI, Selasa (19/9).
Pantauan merdeka.com, sekitar pukul 09.00 WIB, polisi dengan persenjataan lengkap mulai kembali melakukan penjagaan di sekitar gedung YLBHI. Setelah mereka melakukan apel pagi di lapangan samping kampus pascasarjana Universitas Pancasila. Begitu juga beberapa kendaraan taktis masih diparkirkan di lapangan tak jauh dari lokasi.

Adapun anggota kepolisian tersebut disebar pada beberapa titik. Pengamanan terpusat di depan gedung LBH Jakarta. Beberapa personel lainnya ditaruh di dekat kampus pascasarjana Universitas Pancasila di Jalan Mendut, tepat di bagian belakang LBH Jakarta.
Asfuri mengatakan pengamanan akan terus dilakukan sampai situasi terpantau aman. Namun, tidak menutup akan menurunkan personel dalam jumlah lebih sedikit untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
"Kalau situasi aman pengamanan akan kita kendorkan, tetap nanti ada personel yang memantau," kata dia.
Sementara, gedung YLBHI masih menyisakan bekas-bekas penyerangan oleh massa. Pintu pagar pun dalam keadaan terkunci. Belum ada tanda-tanda anggota LBH Jakarta dan YLBHI yang akan menghidupkan kembali kantornya.
Ketua Bidang Advokasi YLBHI, Muhammad Isnur mengatakan pada konferensi pers di Komnas Perempuan kemarin (18/9), pihaknya akan melakukan beres-beres kantor mereka pascapengepungan. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya