Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Dari 3 Jenazah korban AirAsia yang dievakuasi adalah wanita

2 Dari 3 Jenazah korban AirAsia yang dievakuasi adalah wanita Serpihan badan pesawat AirAsia. ©AFP PHOTO/Bay ISMOYO

Merdeka.com - Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo mengatakan telah mengevakuasi 3 jenazah korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ-8501. Ketiga jenazah itu terdiri dari dua wanita dan satu laki-laki.

"Hari ini kita mengevakuasi 3 jenazah dan sudah firm di KRI Bung Tomo, 2 wanita dan 1 laki-laki. Dievakuasi pukul 16.00 WIB," kata Soelistyo di kantor Basarnas Jakarta, Selasa (30/12).

Selain itu, dia juga menjelaskan proses evakuasi menemui hambatan berupa tingginya gelombang air laut dan cuaca buruk.

"Kendala, tinggi ombak di sekitar evakuasi adalah 2 meter. Kendala kita hari ini adalah cuaca dan ombak di lokasi," katanya.

Pihaknya akan terus melakukan evakuasi hingga pagi hari nanti. Selain itu sejumlah kapal KRI dan juga kapal milik negara asing telah diperintahkan untuk segera merapat ke area V yang merupakan lokasi evakuasi.

"Di titik evakuasi, KRI Bung Tomo, kapal Basarnas 224, dan yang nanti sampai adalah KRI Banda Aceh, 3 Kapal Singapura dan Kapal Pulau Rengat pada pukul 22.00 WIB sampai dengan pagi hari," katanya.

Dia juga mengimbau awak media dan seluruh masyarakat agar menjadikan Basarnas sebagai satu-satunya gerbang informasi yang sahih soal proses evakuasi pesawat nahas tersebut.

"Saya hanya menerima laporan dari satuan-satuan saya di bawah," pungkasnya.

Berita ini sekaligus membantah informasi yang menyebut Kapal perang Indonesia, KRI Bung Tomo telah mengevakuasi 40 jasad penumpang AirAsia QZ 8501 dari tengah laut.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP