Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Bungker Dimas Kanjeng ditemukan di dekat rumah istri kedua

2 Bungker Dimas Kanjeng ditemukan di dekat rumah istri kedua Bungker Dimas Kanjeng. ©2016 Merdeka.com/Masfiatur Rochma

Merdeka.com - Penyidik dari Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Jatim, yang menangani kasus penipuan berkedok penggandaan uang, dilakukan pengasuh Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi, menemukan 2 bungker. Namun, 2 bungker yang ditemukan di dekat rumah istri kedua Taat Pribadi, Laila, tinggal di Perumahan Jatiasri Nomor G-9, Desa Kebonagung, Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur itu dalam kondisi kosong.

Bungker tersebut juga tidak berisikan uang. Diduga uang yang ada di dalam bungker ini sudah dibawah kabur, begitu orang yang menjaga mengetahui, Taat Pribadi ditangkap polisi, pada 22 September 2016, dalam perkara dugaan pembunuhan terhadap dua pengikutnya, Ismail dan Abdul Gani.

"Dua bungker ini ditemukan jaraknya sekitar 50 meter dari rumah istri kedua (Laila) tersangka. Kondisinya sudah dalam keadaan kosong," terang Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (25/10).

"Dua bungker ini berada di dalam kamar, disembunyikan di bawah tempat tidur, ditutupi dengan alas terpal, supaya tidak terlihat. Seperti lantai biasa," tambah Argo.

Bungker yang selama ini tidak ditemukan itu mempunyai panjang sekitar 1,5 meter, lebar 1 meter, tinggi 80 sentimeter. Dan baru berhasil ditemukan karena disembunyikan di dalam rumah orang kepercayaan Taat Pribadi.

"Orang yang menjaga bungker ini masih dicari dan diburu. Dari penyelidikan kami, orang yang mempunyai rumah tempat penyimpanan bungker ini tidak jarang berbaur dengan warga sekitar. Ini yang mempunyai kesulitan mengetahui identitas," jelas perwira tiga melati di pundak tersebut.

"Tapi, kita akan terus berupaya mencari namanya dari istri kedua (Laila) tersangka Taat Pribadi yang belum diperiksa. Karena, dia (Laila) ini mengenal dan mengetahui siapa orang yang diminta untuk menjaga dua bungker itu," tandas dia.

Perlu diketahui, awal terungkapnya kasus penipuan berkedok penggandaan uang berawal dari kasus pembunuhan. Dimas Kanjeng, Taat Pribadi ditangkap polisi 22 September 2016, karena ikut terlibat, sebagai otak pembunuhan terhadap dua santrinya, Ismail dan Abdul Gani.

Dari penangkapan tersebut, ternyata baru diketahui, kalau Taat Pribadi merupakan orang yang selama ini muncul di media sosial Youtube dengan menghamburkan uang secara goib. Dari situ, bermunculan orang yang mengaku menjadi korban penipuan berkedok penggandaan uang.

Dengan menyetorkan uang mahar yang dinamakan sebagai talangan. Nilainya dari ratusan juta hingga miliar uang yang dijadikan mahar, supaya nanti dilipat gandakan. Nyatanya hal tersebut palsu adanya.

Kotak yang dikatakan mampu mengeluarkan uang secara goib tidak bisa habis, juga tidak benar. Kini semua itu sudah disita polisi dan dijadikan barang bukti. (mdk/sho)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP