196 Titik ruas jalan di Jakarta Barat rusak berat
Merdeka.com - Sebanyak 196 titik jalan nasional di wilayah Jakarta Barat mengalami kerusakan. Sebagian besar jalan rusak berupa jalan berlubang, amblas, retak berlubang, dan jalan yang bergelombang.
Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Seksi Perencanaan Sudin PU Jalan Jakarta Barat, Agustio. Menurutnya, salah satu faktor utama rusaknya jalan di lima jalan utama tersebut karena faktor alam dan peruntukan jalan yang tidak semestinya.
"Jalan-jalan rusak tersebut dikarenakan jalan sering terendam air, kendaraan yang melintas dengan beban yang berat," ujar Agustio di kantor Walikota Jakarta Barat, Kamis (3/1).
Selain dua faktor tersebut, lanjutnya, perubahan peruntukan jalan yang berubah fungsi, seperti perubahan perumahan yang menjadi industri, dan jalan yang seharusnya untuk mobil pribadi menjadi jalur mobil kendaraan besar semakin memperparah kerusakan.
Lebih lanjut Agustio menjelaskan, perbaikan kerusakan jalan merupakan kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum. "Pada 14 November 2012 lalu, kita sudah melaporkan ke kementerian," ujarnya.
Agustio menjelaskan, 196 titik jalan rusak itu terdapat di ruas di Jalan S Parman sebanyak 10 titik dengan volume 90 M2, Jalan Latumeten, 15 titik dengan volume 135 M2, Jalan Daan Mogot 143 titik dengan volume 893,75 M2, Lingkar Luar Barat Kembangan 8 titik dengan volume 128 M2 dan Jalan Lingkar Luar Barat Cengkareng 20 titik dengan volume 240 M2.
"Secara bertahap, Kementerian PU sudah melaksanakan perbaikan titik-titik jalan yang rusak tersebut," imbuhnya. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya