19 Kg ganja diamankan dari insiden lokomotif hantam Avanza
Merdeka.com - Polisi menyita 19 kg ganja dari korban tabrakan lokomotif dengan Toyota Avanza di perlintasan Jalan Ampera Raya, Medan. Selain dari mobil yang ringsek, sebagian narkotika itu didapatkan di rumah kos Salihin, penumpang yang menjadi tersangka.
"Berdasarkan hasil pengembangan, ada 19 kg ganja kering yang kita sita. Di lokasi kejadian diamankan 11 kg ganja (semula diperkirakan sekitar 2 kg). Sebanyak 8 kg lagi ditemukan di rumah kos tersangka. Di tempat itu juga ditemukan 2 unit timbangan," ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Timur AKP Paul Simamora, Rabu (12/2).
Dia merinci, rumah kos Salihin di Jalan Sempurna No 238, Medan, digeledah petugas setelah mahasiswa Fakultas Hukum UISU itu diamankan. Mereka juga masih mengejar tiga rekan Salihin yang melarikan diri sesaat setelah Avanza yang mereka tumpangi tertabrak lokomotif. Ketiganya sudah teridentifikasi sebagai Ishak (23), Sultan (18) dan Nasruddin (23).
Saat ini Salihin dan barang bukti 19 kg ganja, mobil Toyota Avanza BK 1976 KD yang ringsek beserta 2 unit timbangan ganja sudah diamankan polisi. "Semuanya di Polsek Medan Timur," ujar Paul.
Seperti diberitakan, tabrakan lokomotif dengan Toyota Avanza BK 1976 KD di Jalan Ampera Raya, Selasa (11/2) malam mengungkap kasus narkotika. Seorang penumpang mobil diamankan, tiga lainnya melarikan diri, karena di dalam kendaraan itu didapati 4 bungkus ganja kering. Belakangan narkotika itu diketahui seberat 11 kg.
Avanza itu dihantam lokomotif BB 3037805 yang bergerak dari arah Stasiun Besar Medan. Kendaraan terseret hingga puluhan meter di tengah rel, sebelum akhirnya dipindahkan warga ke tepi.
Petugas yang datang ke lokasi kejadian mendapati ganja kering dari dalam mobil yang ringsek. Setelah ditelusuri, Salihin langsung diamankan, sedangkan 3 temannya sudah melarikan diri. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya