185 Gempa tektonik terjadi di Deli Serdang dan Karo sebulan terakhir
Merdeka.com - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mencatat 185 kali gempa berpusat di sekitar Deli Serdang dan Karo, Sumatera Utara (Sumut), dalam sebulan terakhir. Begitupun warga diimbau untuk tetap tenang namun harus selalu waspada.
"Berdasarkan data, sejak 16 Januari 2017, sudah 185 kali gempa terjadi, termasuk yang dirasakan dini hari tadi," kata Kabid Data dan Informasi BBMKG Wilayah 1 Medan, Syahnan, Selasa (14/2).
Kekuatan gempa itu berbeda-beda. Hanya beberapa di antaranya dirasakan warga.
Berdasarkan hasil analisis BBMKG, 185 gempa itu merupakan gempa tektonik yang terjadi akibat pergeseran sesar. Di seputar titik-titik pusat gempa itu diketahui banyak lempeng tektonik. Sesar atau patahan yang ada di sana merupakan sesar lokal yang memicu gempa.
Ke-185 gempa itu dipastikan tidak berkaitan dengan aktivitas Gunung Sinabung seperti isu yang banyak beredar di tengah masyarakat. "Ini murni gempa tektonik akibat sesar lokal yang menjadi rentetan gempa sejak 16 Januari lalu, dan tidak ada kaitannya dengan aktivitas Gunung Sinabung," ujarnya.
Menyikapi gempa-gempa yang terjasi, BBMKG mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan terus mewaspadai gempa susulan. "Karena gempa sewaktu-waktu bisa terjadi dan kita tidak tahu waktunya kapan," pungkas Syahnan.
Seperti diberitakan dua kali gempa cukup keras dirasakan warga Kota Medan sekitarnya, Selasa (14/2) dinihari tadi. Gempa pertama dirasakan warga pada pukul 00.11.19 WIB. Gempa dengan magnitude 4,6 SR ini berpusat gempa pada 13 Km Barat Daya Deli Serdang dengan kedalaman 10 Km.
Guncangan yang lebih kuat terjadi pada pukul 03:35.59 WIB. Gempa dengan magnitude 5.2 SR ini berpusat pada 23 Km Barat Daya Deli Serdang, dengan kedalaman 10 Km.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya