Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

17 Jam di ICU, kondisi polisi yang tembak kepala masih kritis

17 Jam di ICU, kondisi polisi yang tembak kepala masih kritis Kapolres Kupang AKBP Anton Nugroho. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Aiptu Fransisco De Araujo, Kanit Pam Obvit Polres Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur, kondisinya masih kritis di ruang ICU. Hingga pukul 01.00 WIB, dia telah menjalani perawatan selama 17 jam, sejak pukul 8.00 Wita pagi kemarin.

Fransisco mengalami pendarahan hebat usai menembak kepalanya sendiri menggunakan senjata api jenis revolver, pada Selasa (6/6) pagi.

Kapolres Kupang Kota AKBP Anton C Nugroho mengatakan bahwa kondisi Fransisco masih kritis dan belum ada perkembangan terkini.

"Masih kritis dan masih dirawat di ruang ICU. Kondisinya tetap belum ada perkembangan seperti awal masuk rumah sakit tadi," ucap Anton melalui pesan singkat, Rabu (7/6).

Dia menambahkan, Fransisco membutuhkan banyak transfusi darah sesuai golongannya yakni AB, sehingga kondisinya sedikit berubah dari sekarang.

"Tadi ada transfusi darah karena ada donor dari bintara remaja yang baru, kita berharap ada lagi yang rela transfusi darahnya untuk Fransisco," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang anggota kepolisian resort Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur, diduga menembak kepala sendiri menggunakan senjatanya, Selasa (6/6).

Anggota yang diketahui telah memiliki tiga orang anak ini diduga menembak diri di dalam kamar rumah mereka di Jalan Nangka, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP